Ajari Anak Mulai Sekarang Akan Memiliki Rasa Tanggung Jawab Pada Dirinya

Tanggung jawab adalah kesanggupan untuk menanggung beban atau tugas yang di amanahkan oleh seseorang. Sikap tanggung jawab sangat penting untuk di miliki setiap anak agar mereka bisa menjadi pribadi yang bisa di percaya oleh orang lain. Sikap tanggung jawab juga melatih diri anak untuk bisa menjadi lebih disiplin dalam menjalankan tugas dan amanah yang sudah di tetapkan oleh orang tua maupun orang di sekitarnya.

Sikap tanggung jawab sebaiknya mulai di tanamkan kepada anak saat masih kanak-kanak dan ketika masih menduduki bangku sekolah. Mengapa harus di mulai saat kanak-kanak? Karena sikap tanggung jawab tidak muncul begitu saja dalam diri melainkan melalui proses latihan dan belajar secara perlahan-lahan dan kemudian menjadi sebuah kebiasaan.

Apakah Tanggung Jawab Ada Yang Beda?

  • Tanggung Jawab Eksternal, di mana anak-anak harus bersekolah dan dia pun di haruskan belajar. Kita harus akui pada masa SMP ke bawah anak-anak sesungguhnya belum memahami apa kegunaannya bersekolah, dia hanya melakukan tugas kewajiban yang memang di haruskan. Belum ada kesadaran sebab sekolah itu sesuatu yang di luar dirinya.
  • Tanggung Jawab Internal, sebab itulah orang tua perlu menumbuhkan tanggung jawab yang bersifat internal yaitu melakukan sesuatu yang berkaitan langsung dengan dirinya, misalkan sikat gigi, mandi, membereskan tempat tidur.

Sebenarnya, menanamkan rasa tanggung jawab pada anak tidak sulit jika kita memahami dan paham betul bagaimana menerapkan metode yang tepat. Lalu bagaimanakah cara menumbuhkan sikap tanggung jawab dalam diri anak yang tepat dan efektif? Berikut ulasan beberapa cara untuk menanamkan rasa tanggung jawab dalam diri anak.

Ada Beberapa Cara Untuk Menanamkan Rasa Tanggung Jawab Pada Anak

  • Memberikan Kepercayaan Kepada Anak

Memberikan kepercayaan kepada anak merupakan cara yang bisa Anda lakukan dalam menanamkan dan menumbuhkan tanggung jawab dalam diri anak, karena sejatinya orang yang di beri kepercayaan memberi efek pada kondisi psikologisnya. Orang yang di beri kepercayaan merasa orang lain lebih menghargainya dan menganggapnya sebagai orang yang dapat di andalkan sehingga berefek pada keinginan orang yang di beri kepercayaan untuk membalas kepercayaan orang yang telah mempercayainya. Dengan mendapat kepercayaan, anak akan lebih bertanggung jawab dan berusaha semaksimal mungkin dalam menjalankan amanah yang telah di percayakan kepadanya.

  • Memberikan Tugas Kepada Anak

Memberikan tugas atau membebankan suatu pekerjaan kepada anak agar bisa di selesaikan merupakan salah satu cara melatih sikap tanggung jawab dalam diri anak. Namun dalam memberikan tugas harus di perhatikan juga yaitu sesuai dengan tingkat kemampuan anak, Anda juga bisa memberikan tugas dengan tingkat kesukaran yang ringan atau mudah dan seiring berjalannya waktu Anda meningkatkan sedikit demi sedikit tingkat kesukaran tugas atau pekerjaan yang di berikan kepada anak. Hal ini bertujuan sikap tanggung jawab dalam diri anak bisa semakin besar dan menjadi bagian dari kepribadinnya.

  • Biarkan Anak Melakukan Kesalahan

Sebagian orangtua jika merasa takut ketika anaknya berbuat salah. Padahal di balik kesalahan tersebut ada banyak pelajaran yang bisa di ambil oleh sang anak. Karena kesalahan adalah pengalaman yang akan mengajarkan anak untuk lebih berhati-hati dalam melakukan sesuatu. Banyak kesalahan atau kegagalan yang timbul akibat kurangnya sikap tanggung jawab dalam diri seseorang dan melalui kesalahan tersebut seseorang akan belajar menjadi lebih bertanggung jawab, hati-hati, disiplin dan lain-lain.

  • Membiarkan Anak Mengambil Keputusan Sendiri

Sebagai orang tua sebaiknya jangan bersikap otoriter terhadap anak, sebaiknya dalam mendidik anak, orangtua memberi keleluasaan anak dalam menentukan suatu pilihan. Ini bukan berarti anak bebas melakukan apa saja tanpa adanya batas, namun maksudnya adalah hal-hal yang berkaitan dengan keputusan yang akan di ambil anak masih dalam ranah positif. Dengan memberikan anak kesempatan dalam mengambil keputusan sendiri, sang anak akan belajar menerima konsekuensi atas segala pilihannya sendiri.

  • Mengajarkan Anak Agar Punya Harga Diri

Apa hubungan antara harga diri dan tanggung jawab? Hubungannya sangat erat, sebagian orang kurang bertanggung terhadap sesuatu hal di karenakan rasa malu atau kurangnya penghargaan untuk dirinya sendiri. Orang yang memiliki harga diri tinggi sudah pasti akan menjalankan amanah dan bertanggung jawab terhadap apa yang telah dipercayakan padanya.

  • Memberi Contoh dan Menjadi Teladan Bagi Anak

Anak ibaratkan kertas kosong yang masih putih, sehingga apa yang akan di ajarkan atau di contohkan kepada anak akan distimulasi anak untuk di tiru dan di ikutinya. Karena itu, usahakanlah memberi contoh yang baik dan menjadi teladan yang baik di hadapan anak, perbanyak melakukan hal baik dan positif serta menampilkan perilaku terpuji, minimalisir sikap kasar dan lain-lain. Memberikan contoh bagaimana menjadi orang yang bertanggung jawab baik dalam bentuk perkataan dan perbuatan.

  • Memberikan Alasan Yang Moral

Ketika memberi pelajaran kepada anak tentanf perilaku tanggung jawab, berikanlah alasan moral yang tepat mengapa ia harus melalukannya. Misalnya, ada tugas kelompok atau tugas sekolah dengan teman sekelasnya. Tugas itu harus selesai dalam waktu sekian, jika tidak keterlambatan itu akan merugikan seluruh nilai anggota kelompok. Alasan itu akan membuat anak paham tentang dampak yang terjadi pada orang-orang di sekitarnya.

Ketika Anda ingin anak memiliki sifat yang bertanggung jawab terhadap sesuatu hal, Anda harus mengajarkannya baik-baik dan perlahan-lahan anak itu akan mengerti akan hal rasa tanggung jawab yang di milikinya. Terimakasih. Semoga ulasan kali ini bermanfaat yaa..