Beberapa Manfaat Ketika Menikmati Alam Terbuka

Kondisi stres memang sering kali menimpa kehidupan manusia. Ada sebanyak 450 juta penduduk di dunia mengalami gangguan kesehatan akibat stress dengan peningkatan secara cepat dan optimal setiap tahunnya. Di Indonesia sebagian besar terjadi akibat stress yang di timbulkan karena tekanan pikiran

Menurut Korchin, Stres adalah keadaan yang muncul apabila tuntutan yang luar biasa atau terlalu banyak mengancam kesejahteraan atau integritas seseorang . Meredakan stress nyatanya tidak harus selalu menggunakan obat ataupun pergi ke psikolog. Secara umum, stress banyak disebabkan oleh aktivitas dan gaya hidup yang salah maupun tidak sehat.

Ada baiknya Anda mencoba meredakan stress dengan pergi menikmati alam. Banyak hasil penelitian mengatakan bahwa berwisata alam terbuka dapat menghilangkan rasa jenuh, kepenatan atau stress akibat padatnya kegiatan sehari-hari dengan wisata yang mengandung unsur alam sehingga mendatangkan rasa tenang, indah dan sejuk meski lokasi wisata terpapar sinar matahari.

Manfaat Menikmati Alam

  • Membuat Anda Lebih Bahagia

Manusia pada hakikatnya menyukai hal-hal yang berkaitan erat dengan sumber kelangsungan hidupnya sendiri. Manusia suka berenang di laut atau memancing di sungai, yang mana air dan ikan adalah sumber kehidupan untuk minum dan makan. Itu sebabnya pula suara gemericik air banyak di sukai, karena memang air adalah salah satu unsur kehidupan.

  • Mencegah Hormon Kortisol Naik

Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab atas terjadinya stress pada tubuh. Ketika Anda merasakan stress, semakin banyak pula hormon kortisol keluar di dalam tubuh. Ilmuan Jepang menemukan adanya tingkat penurunan hormon kortisol sebanyak 12%, dengan cara berjalan-jalan di hutan. Warna hijau daun pada alam, suasana, suhu, dapat berguna untuk meredakan kecemasan dan stress yang tinggi.

  • Tidur Lebih Nyenyak

Menghilangkan stress pada tubuh, para ahli menyarankan untuk lebih sering berada di bawah paparan sinar matahari pagi. Pancaran sinar matahari ke tubuh mampu membangkitkan semangat dan membuat pikiran Anda menjadi lebih positif. Sehingga tubuh bisa terhindar dari stress dan rasa gelisah.

  • Memiliki Efek Sama Dengan Meditasi

Peneliti di Jepang menemukan adannya penurunan aktivitas otak manusia di area korteks prefrontal saat Anda meluangkan waktu menjelajah alam. Bagian otak tersebut, berfungsi merencanakan dan bertanggung jawab untuk pengambilan keputusan serta pemecahan masalah. Sekedar berjalan-jalan di bukit, dapat merasakan efek meditasi dan relaksasi tubuh yang mana bisa meredakan stress dan kecemasan.

  • Melatih Kemampuan

Berinteraksi di alam terbuka secara otomatis harus menyiapkan mental dan fisik untuk melakukan banyak aktivitas seperti berlari, melompat, berjalan, ataupun bertahan pada area terjal. Dan kondisi ini dapat melatih motorik kasarnya secara maksimal, sehingga si kecil dapat berkembang dengan baik.

  • Mangaktifkan Daya Kerja Otak

Anak-anak akan menemukan hal-hal baru di tempat yang berbeda. Hal ini secara otomatis dapat memancing rasa ingin tahunya, sehingga daya kerja otaknya pun bekerja secara maksimal. Di sisi lain, pergerakan di alam terbuka memerlukan koordinasi yang baik antara mata, tangan, kaki, bahkan penciumannya, sehingga intellegensinya pun akan meningkat karena keaktifan seluruh inderanya.

  • Mempererat Persaudaraan

Semakin seru wilayah yang di datangi biasanya akan meningkatkan intensitas kebersamaan dan komunikasi antar anggota keluarga. Dan hal ini akan mempererat hubungan persaudaraan antar satu sama lainnya.

  • Area Relaksasi

Anak-anak pun bisa lebih santai dalam menjalani harinya. Padatnya aktivitas serta merta dapat menyalurkan ketegangan dan meredakan emosinya.

  • Menumbuhkan Sikap-sikap Positif

Mulai dari segi manajemennya, Anda sudah di latih untuk bersikap tanggung jawab, konsisten, dan kooperatif. Lebih lanjut, ketika sudah terjun melakukan kegiatan, di harapkan Anda memunyai sikap berani, kreatif, dan sigap. Berani berarti hati yang mantap di sertai rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya dan kesulitan. Bahaya dan kesulitan tersebut tentu saja yang masih dalam batas “bisa ditangani”.

  • Lebih Mengetahui Diri

Secara fitrah, manusia adalah makhluk individu juga makhluk sosial, yang artinya Anda tidak bisa hidup tanpa orang lain. Namun, ada kalanya Anda butuh waktu untuk berinteraksi dengan diri sendiri.

  • Membentuk Kecintaan Terhadap Lingkungan

Setelah bertualang, ada sebuah keinginan untuk Anda kembali ke tempat ini, ataupun merekomendasikannya kepada kerabat. Anda kemudian merasa terpanggil untuk menjaga alam, minimal tidak membuang sampah sembarangan. Sikap ini tidak hanya bermanfaat untuk alam dan Anda sendiri, tetapi juga orang lain yang turut serta menikmati keasriannya.

  • Meningkatkan Kesehatan Mental

Studi mengatakan bahwa menghabiskan waktu di ruang terbuka juga dapat meningkatkan mood, harga diri, serta kesehatan psikologis secara umum. Pengalaman dengan alam juga bisa mengatasi kecemasan dan depresi yang umumnya di alami individu yang tinggal di kota padat penduduk.

  • Meningkatkan Kemampuan Kognitif

Menghabiskan waktu di tengah alam membantu mengurangi kelelahan mental dan meningkatkan kinerja kognitif. Sebuah penelitian di Finlandia menunjukkan bahwa berlari dan bermain di alam bebas yang indah dapat meningkatkan prestasi akademik anak-anak.

  • Membantu Proses Penyembuhan

Sebuah penelitian telah di lakukan pada pasien pasca operasi dan terbukti bahwa pasien yang menghadapi jendela yang terbuka untuk melihat alam sembuh lebih cepat dari pada mereka yang harus melihat dinding bata melalui jendela.

  • Mencegah Kelainan Mata

Inilah alasan bagus mengapa anak-anak harus bermain di luar rumah. Kelainan mata seperti miopia atau rabun jauh terutama di sebabkan karena kurangnya paparan sinar matahari. Padahal, paparan cahaya alami di awal kehidupan melindungi anak-anak dari perkembangan miopia.

Ternyata bersatu dengan alam mempuyai manfaat tersendirinya lo. Bagi kalian yang suka main ke alam, tolong dijaga kelestariannya yaa.. Terimakasih