Kanker Tulang: Pengertian, Jenis Serta Cara Mengobatinya

Kanker adalah istilah untuk penyakit degeneratif yang bisa di tandai dengan berkembangnya sel abnormal yang bisa merusak dan mengambil nutrisi dari tubuh seseorang. Ini bisa menyebabkan berbagai komplikasi yang terjadi pada kesehatan lainnya, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Orang dewasa adalah kelompok yang rentan mengalami kanker karena risiko kanker dapat meningkat seiring pertambahan usia. Dan salah satu kanker yang dapat menyerang segala usia adalag kanker tulang. Seperti apakah kanker tulang itu, yuk kita simak bersama disini.

Pegertian Kanker Tulang

2

Kanker tulang merupakan tumor ganas (cancerous) yang menghancurkan jaringan tulang normal. Kenyataannya tidak semua tumor tulang yang ganas namun ada juga yang jinak atau (non cancerous), bahkan jumlah tumor tulang yang jinak lebih banyak di bandingkan tumor tulang yang ganas. Kedua tumor tersebut sama-sama berkembang dan menekan jaringan tulang sehat, namun perbedaannya, tumor jinak tidak merusak jaringan tulang sehat, tidak menyebar ke bagian tubuh lain, dan tidak sering mengancam kehidupan.

Kanker tulang terbagi atas 2 jenis, Primer dan Metastasis. Kanker tulang primer adalah kanker tulang yang asalnya dari jaringan tulang, sedangkan kanker tulang metastasis adalah kanker yang menyebar ke tulang yang berasal dari bagian tubuh lain, seperti payudara, paru-paru, dan prostat. Kanker tulang primer lebih jarang terjadi di bandingkan kanker tulang akibat metastasis.

Tulang terbentuk dari berbagai jenis komponen: osteoid (keras atau padat), kartilago (keras dan fleksibel), fibrous (seperti benang), dan elemen dari sumsum tulang (lembut, spongy, pada bagian tengah tulang).

Jenis-jenis Kanker Tulang

Berdasarkan tempat sel kanker bermula, kanker tulang dibagi menjadi:

  1. Osteosarcoma. Kanker tulang ini berkembang di ujung tulang panjang pada tulang yang sedang aktif pertumbuhannya. Jenis ini biasanya menyerang tulang kering, paha, dan lengan. Osteosarcoma bisa di idap siapa saja, namun yang paling umum adalah laki-laki usia remaja muda dan remaja yang baru menginjak usia dewasa, yaitu kisaran 10 sampai 19 tahun.
  2. Chondrosarcoma. Kanker tulang ini berkembang di dalam sel tulang rawan yang biasa menyerang tulang paha, tulang panggul, tulang rusuk, tulang belikat, atau tulang lengan bagian atas. Chondrosarcoma biasa di idap oleh orang-orang yang berusia di atas 40 tahun.
  3. Sarkoma Ewing’s. Kanker tulang ini berkembang di dalam jaringan saraf yang belum dewasa pada sumsum tulang. Jenis ini biasanya menyerang tulang paha, tulang kering, dan tulang panggul. Ewing’s sarcoma lebih sering terkena pada remaja laki-laki ketimbang orang dewasa, yaitu pada usia 4 sampai 15 tahun.
  4. Tumor Sel Raksasa pada Tulang. Meskipun sebagian besar tumor jenis ini bersifat jinak, beberapa di antaranya dapat bersifat ganas dan umumnya menyerang tulang di kaki (dekat lutut). Tumor ini jarang bermetastase ke bagian tubuh lainnya yang jauh, namun sering muncul kembali meskipun telah di operasi.
  5. Chordoma. Kanker tulang ini sering kali muncul pada dasar tulang tengkorak atau pada tulang belakang. Biasanya menyerang orang dengan usia di atas 30 tahun, dan lelaki dua kali lebih rentan terserang di banding wanita.

k

Gejala Utama Pada Kanker Tulang

Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala kanker tulang.

  1. Rasa nyeri dan sakit pada tulang atau persendian, atau di daerah tulang yang terserang dan nyeri akan semakin meningkat saat bergerak. Nyeri biasanya akan dirasakan terus menerus hingga malam hari.
  2.  Mengalami pembengkakan di daerah sekitar tulang yang terkena kanker, tak hanya membengkak, area tersebut juga akan berwarna kemerahan. Jika pembengkakan terjadi di tulang yang dekat dengan persendian, maka gerakan akan menjadi sulit dan terbatas.
  3. Tulang-tulang akan menjadi rapuh dan lemah. Bahkan jika sudah parah, jatuh ringan atau cedera kecil saja bisa membuat tulang patah.

Apa Saja Penyebab Kanker Tulang?

jj

Penyebab pasti kanker tulang belum di ketahui, namun kondisi ini di duga di sebabkan oleh adanya perubahan atau mutasi di dalam struktur DNA pengendali pertumbuhan sel sehingga menjadikannya terus tumbuh di luar kendali. Penumpukan sel-sel ini kemudian membentuk tumor yang dapat menyerang struktur tulang di dekatnya atau bahkan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Namun berikut ini ada beberapa faktor yang di duga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker tulang:

  • Paparan radiasi tinggi dari suatu pengobatan yang pernah di alami penderita, misalnya radioterapi.
  • Pernah memiliki riwayat suatu jenis kanker mata yang disebut retinoblastoma saat kecil.
  • Menderita sindroma Li-Fraumeni, sebuah kondisi genetika yang langka.
  • Menderita penyakit Paget, yaitu suatu kondisi yang dapat menyebabkan melemahnya tulang.
  • Menderita penyakit hernia umbilitikus sejak lahir.

Apa Saja Tahapan Perkembangan Kanker Tulang?

Ada empat tahapan yang menentukan tingkat keparahan suatu penyakit kanker tulang, di antaranya:

Stadium 1. Pada tahap ini, kanker baru mengenai satu bagian tulang dan belum menyebar ke bagian lainnya. Stadium 1 di bagi menjadi dua:

  1. Stadium 1A: tumor berukuran kurang lebih 8 cm.
  2. Stadium 1B: tumor berukuran lebih dari 8 cm, atau bila terdapat lebih dari satu tumor pada satu tulang yang sama.

Stadium 2. Hampir sama seperti stadium 1, tapi pada tahap ini, kanker masih berada di satu bagian tulang dan belum menyebar. Pada tahap ini juga, agresivitas kanker sudah mulai terlihat. Stadium 2 di bagi menjadi dua:

  1. Stadium 2A: tumor berukuran kurang lebih 8 cm.
  2. Stadium 2B: tumor berukuran lebih dari 8 cm.

Stadium 3. Pada tahap ini kanker sudah mulai menyebar ke lebih dari satu area pada tulang yang sama.

Stadium 4. Pada tahap ini, kanker yang menggerogoti tulang telah menyebar ke bagian-bagian lainnya di dalam tubuh, misalnya paru-paru, hati, atau otak. Stadium 4 juga dibagi menjadi dua:

  1. Stadium 4A : Tumor telah menyebar ke paru-paru.
  2. Stadium 4B : Tumor telah menyebar ke kelenjar getah bening sekitar dan atau menyebar ke organ lain selain paru-paru.

Penentuan tingkat keparahan kanker tulang bisa di lakukan melalui proses penegakan diagnosis. Hal ini berguna dalam membantu dokter untuk memberikan pengobatan yang tepat.

Bagaimana Cara Untuk Mengobatin Kanker Tulang?

Pilihan pengobatan kanker tulang bergantung kepada tingkat keparahan kanker, lokasi kanker, dan bahkan jenis kanker itu sendiri. Penanganan utama kanker tulang biasanya di lakukan melalui operasi yang di kombinasikan dengan pengobatan lainnya, seperti kemoterapi dan radioterapi. Beberapa jenis operasi yang bisa di lakukan untuk mengatasi kanker tulang, di antaranya:

  • Operasi Pengangkatan Tulang

h

Prosedur ini biasanya di lakukan jika kanker belum menyebar keluar tulang. Bagian tulang atau sendi yang terinfeksi kanker umumnya masih bisa di rekonstruksi atau di ganti dengan tulang atau sendi buatan walau tidak jarang juga langkah amputasi harus tetap di lakukan. Operasi pengangkatan ini juga masih bisa di terapkan jika kanker baru menyebar ke jaringan-jaringan di sekitar tulang, misalnya pada sendi lutut.

  • Amputasi

y

Amputasi biasanya di lakukan jika kanker tidak berhasil di tangani dengan operasi pengangkatan tulang atau jika kanker tulang telah menyebar, misalnya menuju saraf, pembuluh darah, serta kulit. Amputasi mungkin juga di perlukan jika terjadi infeksi sesudah operasi pengangkatan tulang. Penderita yang harus melalui prosedur amputasi akan menggunakan tungkai buatan untuk menggantikan tungkai yang di angkat. Penderita akan melalui tahap rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi organ pada anggota tubuh yang di angkat melalui berbagai jenis terapi, salah satunya adalah fisioterapi.

Penyakit ini memang sering kali terjadi kepada kalangan manusia. Sebagian dari kalangan mereka memang tidak sanggup untuk mengobatinya, karena tidak adanya biaya. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat untuk kalian semua yaa.. Terimakasih