Pengertian, Bagian, Jenis Serta Struktur Pada Gigi

Apakah kalian salah satu mempunyai susunan gigi yang indah? Nah, sebagian orang pasti memilikinya. Ada beberapa orang memiliki gigi yang tidak teratur karena sewaktu kecil membiasakan mengisap jempol tangan. Nah, kali ini kita akan membahas tentang apa itu gigi serta fungsi dan jenisnya. Yuk, mari simak ulasan berikut ini.

Pengertian Gigi

Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang terdapat pada daerah bagian mulut yang mempunyai tekstur keras. Gigi juga berfungsi sebagai alat untuk merobek dan mengunyah makanan pada semua makhluk hidup terutama pada beberapa hewan karnivora (pemakan daging) karena gigi memiliki struktur pelindung (email gigi) yang dapat membantu untuk mencegah gigi yang berlubang. Selain untuk mengunyah atau merobek makanan, ternyata gigi juga berfungsi sebagai percantik wajah, karena jika seseorang tidak memiliki gigi maka bisa dipastikan orang tersebut terlihat kurang menarik dan cantik atau tampan.

Gigi juga bisa dikatakan bagian yang paling membedakan yang salah satunya menjadi fosil dengan baik. Paleontologi menggunakannya untuk mengidentifikasi jenis fosil yang sering kali berhubungan diantaranya. Bentuk gigi juga sering berhubungan dengan jenis makanan hewan tersebut, misalnya herbivora memiliki banyak gigi geraham untuk mengunyah karena rumput sulit untuk dicerna. Karnivora membutuhkan taring untuk membunuh dan merobek dan karena daging mudah untuk dicerna, maka mereka dapat menelan makanan tersebut tanpa membutuhkan geraham untuk mengunyah makanan tersebut terlebih dahulu.

Berikut ada beberapa fungsi dari gigi manusia, yaitu:

  1. Memotong, Hal ini dimungkinkan karena bentuk gigi seri yang punya sisi pengiris seperti pisau atau pedang. Makanan lunak yang terlalu besar untuk masuk akan dipotong seukuran mulut oleh gigi seri.
  2. Merobek, Gigi yang fungsinya untuk merobek makanan ialah gigi taring. Gigi taring memiliki bentuk dengan ujungnya yang runcing agar bisa merobek makanan yang keras atau alot seperti daging. Gigi taring mampu merobek karena bentuknya menyerupai jarum yang runcing ke atas. Kemampuan gigi taring dalam merobek tidak dimiiliki oleh gigi seri.
  3. Menghaluskan, Fungsi ini adalah milik gigi geraham karena gigi geraham punya permukaan kunyah yaitu dibagian atas gigi. Makanan yang sebelumnya telah dipotong atau dirobek, selanjutnya dihaluskan oleh gigi geraham supaya organ pencernaan tidak bekerja terlalu keras.

Bagian-bagian Gigi

bagian gigi

Secara struktural, Anatomi gigi bisa tersusun dari beberapa bagian-bagian berikut diantaranya:

  • Mahkota Gigi (Corona)

Mahkota gigi (Dental Crown) atau sering disebut “Corona” merupakan bagian gigi yang terlihat dari luar yang terletak diatas gusi. Lapisan ini terlihat berwarna putih karena dilapisi oleh struktur yang disebut email gigi. Masing–masing jenis gigi memiliki bentuk mahkota yang bervariasi.

  • Leher Gigi

Leher gigi (Colum) merupakan suatu bagian gigi bagian dalam yang sudah tertanam oleh gusi yang terlindung. Bagian ini juga terdapat pada posisi bawah mahkota gigi dan diatas akar gigi.

  • Akar Gigi

Akar gigi (Radiks), merupakan bagian yang tertanam pada tulang rahang. Akar gigi melekat pada tulang rahang dengan perantaraan semen gigi yang berjumlah satu atau dua gigi.

Struktur Gigi

Struktur ini merupakan bagian dari lapisan membentuk seperti gigi yang sempurna, antara lain sebagai berikut:

1. Tulang Dentin

Tulang Dentin merupakan sebuah lapisan yang terluas pada bagian gigi yang terdapat setelah lapisan email gigi pada mahkota dan terdapat sebuah lapisan sementum pada akar gigi yang strukturnya meliputi seluruh panjang gigi, mulai dari mahkota sampai akar gigi.

Kenapa bisa dinamakan tulang dentin, karena strukturnya mirip dengan tulang namun lebih keras sebab memiliki kandungan kalsium yang lebih banyak. Tulang dentin juga berfungsi sebagai pelindung kedua setelah email dan sementum gigi. Warna dari bagian ini biasanya kekuningan.

2. Email Gigi

Email gigi merupakan merupakan lapisan yang melapisi bagian dari mahkota gigi. Email gigi merupakan bagian yang sangat keras karena tersusun oleh kasium dengan konsentrasi yang sangat tinggi. Bagian teratas dari lapisan email merupakan lapisan dengan struktur paling keras, semakin ke bawah akan semakin tipis sehingga kekerasannya berkurang. Sebenarnya warna dari email gigi kita tidaklah putih sepenuhnya, melainkan keabu-abuan. Fungsi lapisan ini adalah untuk melindungi tulang gigi dari bagian luarnya.

3. Sementum Gigi

Jika bagian mahkota yang tampak dari luar dilapisi oleh lapisan email, maka akar gigi di dalam rahang dilapisi oleh lapisan sementum. Lapisan ini juga berfungsi untuk melindungi akar gigi, namun strukturnya tidaklah setebal dan sekeran email gigi. Dalam keadaan normal lapisan ini tidak tampak dari luar karena ditutupi oleh rahang dan gusi, namun beberapa penyakit dapat menyebabkan sementum terlihat.

4. Rongga Gigi (Pulpa)

Pulpa merupakan jaringan lunak yang membentuk rongga pada bagian dalam gigi. Rongga ini berisi pembuluh darah dan pembuluh saraf. Pulpa berfungsi sebagai pemberi nutrisi gigi karena memiliki pembuluh darah dan untuk mengidentifikasi benda asing, tekanan, suhu dan nyeri karena memiliki pembuluh saraf.

Selain struktur diatas, berikut juga ada beberapa struktur disekitaran gigi antara lain sebagai berikut:

Struktur-Sekitar-Gigi

  • Ligamen Periodontal, merupakan struktur jaringan ikat yang melekat pada akar gigi dan melekat ke tulang. Ligamentum periodontal akan berlanjut dengan jaringan gingiva (gusi) dan berhubungan dengan ruang pembuluh darah yang ada pada tulang.
  • Oral Mukosa, adalah rongga mulut yang dilapisi sel epitel gepeng berlapis. Oral mukosa memiliki fungsi utama untuk melindungi jaringan atau organ lain yang berada dalam rongga mulut.
  • Gingiva (Gusi), merupakan mukosa mulut yang menutupi tulang maksila dan mandiula di dalam rongga mulut. Jaringan gingiva ini sendiri sebenarnya berwarna transparan, warna merah terbentuk karena terdapat banyak pembuluh darah dibagian tersebut. Fungsi gusi adalah untuk melindungi akar gigi dan jaringan sekitar akar gigi.
  • Saraf dan pembuluh darah, seperti pada organ lainnya, disekitar gigi juga terdapat pembuluh saraf dan pembuluh darah. Pembuluh saraf berfungsi untuk menerima dan memberikan rangsangan, sedangkan pembuluh darah berfungsi untuk memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh struktur disekitarnya.

Jenis-jenis Gigi

Gigi terdapat beberapa jenis gigi berdasarkan bentuk dan fungsinya, dan usia antara lain sebagai berikut:

  • Berdasarkan bentuk dan fungsinya, yaitu:

1. Gigi Seri (Dentis Insisivus)

Gigi seri merupakan gigi yang berfungsi untuk memotong atau mengerat makanan. Gigi seri berbentuk tegak dengan ujung mahkota giginya yang berbentuk garis horizontal seperti sekop tanah. Gigi seri terletak pada bagian depan lidah dan hanya memiliki satu buah akar. Manusia dewasa memiliki 4 buah gigi seri, 2 dirahang bawah, dan 2 dirahang atas.

2. Gigi Taring (Dentis Kaninus)

Gigi Taring adalah gigi yang berfungsi untuk merobek dan mengoyak makanan. Gigi taring berbentuk tegak dengan ujung yang tajam. Gigi taring terletak berdampingan dengan gigi seri. Gigi taring pada manusia dewasa berjumlah 4 buah, 2 terletak di rahang bawah dan 2 lainnya terletak di rahang atas.

3. Gigi Geraham Depan (Pramolar)

Gigi Geraham depan berfungsi sebagai menggiling, menggilas dan mengunyah makanan. Gigi Pramolar ini berbentuk tegak agak lebar dan rendah dibandingkan dua jenis gigi diatas. Gigi pramolar memiliki beberapa tonjolan dimahkotanya. Gigi geraham depan memiliki 2 buah akar. Pada manusia dewasa terdapat 8 buah gigi geraham depan yaitu 4 dirahang bawah dan 4 dirahang atas.

4. Gigi Geraham Belakang (Molar)

Gigi Geraham belakang berfungsi untuk menggilas, melumat, menghancurkan dan menghaluskan makanan. Gigi Molar berbentuk sama seperti gigi pramolar dengan beberapa tonjolan pada mahkotanya. Kebanyakan gigi molar memiliki tiga akar, namun ada juga yang hanya memiliki dua buah akar. Manusia dewasa memiliki 12 buah gigi molar, yaitu 6 buah di rahang atas dan 6 lainnya di rahang bawah.

  • Jenis Gigi Berdasarkan Usia, yaitu:

1. Gigi Susu

Gigi susu merupakan gigi yang tumbuh pada manusia sekitar umur 6 bulan. Gigi yang umumnya tumbuh pertama kali adalah gigi seri yang terletak pada bagian tengah gigi. Seiring bertambahnya usia manusia, gigi susu ini akan tanggal satu persatu dan kemudian digantikan dengan gigi permanen. Umumnya gigi mulai tanggal saat anak berusia 4 sampai 6 tahun. Secara keseluruhan gigi susu berjumlah 20 buah, yaitu 8 buah gigi seri, 4 gigi taring dan 8 gigi premolar.

2. Gigi Permanen

Gigi permanen adalah gigi yang menggantikan gigi susu yang tanggal dan akan menjadi gigi untuk seumur hidup. Gigi permanen tidak akan tanggal dengan sendirinya, kecuali terjadi keabnormalan. Jumlah gigi permanen secara keseluruhan adalah 32 buah, yaitu 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 gigi premolar dan 12 gigi molar.

Apa Saja Bentuk Gigi Pada Manusia?

bentuk gigi

Berikut ada beberapa jenis bentuk gigi manusia beserta maksudnya, antara lain sebagai berikut:

1. Gigi Besar

Bentuk gigi yang pertama ini sering dikenal dengan sebutan “Gigi Naga”, karena orang yang memiliki jenis gigi besar hampir semuanya dipercaya memiliki fisik yang kuat dan memiliki karir yang baik. Orang yang memiliki gigi jenis ini juga dipercayai mempunyai banyak keberuntungan dan kekayaan dan orang ini bisa menjadi orang yang terkenal dan dihormati pada usia pertengahan atau paruh baya, dan yang terakhir bakalan memiliki nama baik hingga akhir hayatnya.

2. Gigi Besar Terlihat Sedikit Maju kedepan

Orang yang memiliki gigi besar dan agak maju depan (keluar), adalah tipe orang yang aktif, dia sangat menyukai bila mempunyai banyak kegiatan. Pemilik gigi ini juga dipercaya mempunyai hasrat “biologis” yang tinggi dan seorang yang bertanggung jawab yang dapat dipercaya, dan sangat menyukai petualangan dengan hal-hal baru.

3. Gigi Kecil dan Rapi

Bentuk gigi seperti ini dikenal juga dengan istilah “ox teeth” atau “gigi sapi”, seseorang dengan bentuk gigi kecil dan rapi adalah orang yang mempunyai nasib baik sepanjang hidupnya, beruntunglah bila kamu bentuk gigi seperti ini.

Tetapi, orang yang mempunyai gigi yang cenderung kecil menjadi orang yang sangat pelit akan uang karena uang adalah segalanya, dan mereka sangat mudah dipengaruhi dengan janji hadiah cash. Orang seperti ini juga mudah cemburu dan tidak percaya pada orang lain dengan mudah. Ketika ada celah digigi depannya, ini juga mengindikasikan ketidakmampuan untuk menyimpan uang.

4. Gigi Tidak Rata

Seseorang yang mempunyai bentuk gigi yang tidak rata adalah tipe orang yang cerewet, cenderung serakah dan suka semuanya (rakus) maka orang tersebut juga dapat menjadi semacam pengganggu. Orang yang memiliki bentuk gigi tidak rata juga dipercaya suka jahil, walaupun maksudnya bercanda, namun kalau tidak berhati-hati bisa menimbulkan masalah besar. Orang ini dapat memiliki temperamen yang panas, sebagai hasil dari masalahnya pada hubungan percintaan. Keberuntungan cinta cenderung sulit diraih. Orang seperti ini harus belajar mengontrol emosi mereka untuk menciptakan hidup yang lebih bahagia dan lebih baik.

5. Gigi Renggang

Gigi renggang bisa dilihat dari lebarnya jarak antara gigi satu dengan gigi lainnya. Pemilik gigi renggang adalah pribadi yang pemberani, tidak mengenal takut, khususnya pada hal-hal gaib, seperti hantu atau hal gaib lainnya. Tetapi orang yang memiliki jenis gigi ini adalah orang yang tidak tetap pendiriannya, sering berubah pikiran dan kurang pandai menentukan tujuan hidupnya, sering terburu-buru saat memilih atau membeli suatu barang, namun sering kali keputusannya kurang tepat dan menyesal dikemudian hari.

6. Gigi Tajam

Bentuk gigi tajam bisa dikenali dengan mudah yaitu dengan meyakini bagian ujung gigi meruncing, istilah atau sebutan untuk gigi jenis ini adalah “gigi tikus”. Orang yang memiliki bentuk gigi runcing adalah orang yang sangat cerdas, terutama dibidang teknis dan umumnya memiliki permulaan hidup yang bagus. Orang ini sangat matematis dan umumnya dapat mencapai keberhasilan di awal kehidupannya, namun kemungkinan akan menghadapi bermacam kendala di kemudian hari.

7. Gigi Harimau

Orang dengan jenis gigi ini memiliki keberuntungan yang berbeda, tergantung dengan jenis kelamin mereka. Ini tidak baik untuk pria, karena dengan jenis gigi ini cenderung memiliki keberuntungan keluarga yang buruk. Hubungannya dengan keluarga dan istrinya biasanya tidak baik.

Pada wanita, struktur gigi ini membawa hubungan yang baik dan keberuntungan kekayaan dalam hidup. Orang dengan gigi jenis ini cenderung terus terang. Meskipun mampu membuat orang lain sedih, terutama yang memiliki agenda mereka sendiri.

8. Gusi Melebihi Gigi

Ciri-ciri dari tipe ini adalah Gusi yang terlihat sangat jelas saat seseorang tersenyum atau membuka mulutnya, Pemilik gigi tipe ini adalah orang yang kurang beruntung, terutama dalam hubungannya dengan keluarga. Orang ini cenderung meninggalkan keluarganya saat usianya masih muda. Bukan berati ia tidak baik, namun ia lebih memilih dekat dengan teman-temannya dari pada kerabat-kerabatnya.

9. Gigi Cekung (Convex)

Gigi ini menunjukkan seseorang yang aktif berbicara dan sedikit berisik. Orang dengan gigi ini juga bisa menjadi orang yang aggresif yang tidak akan menerima kata “tidak” sebagai jawaban. Jenis gigi ini memiliki arti yang berbeda pada wanita, karena gigi convex pada wanita hanya convex sedang, yang menunjukkan kehidupan yang baik dan seseorang yang memiliki keberuntungan yang baik.

10. Gigi Concave

Ini hanya lawan dari gigi convex dan tidak secara umum dimiliki. Orang dengan gigi seperti ini harus benar-benar dibetulkan. Banyak orang mengatakan bahwa orang dengan gigi jenis ini dapat memberikan penyakit keturunan.

11. Gigi Kecil dengan Akar yang Dangkal

Berbeda dengan bentuk gigi sebelumnya, bila seseorang memilki ukuran gigi yang bisa memberikan penyakit turunan maka ketika orang yang mempunyai jenis gigi ini adalah tipe orang yang suka berangan-angan terlalu tinggi. Keinginan yang tinggi tanpa tindakan yang tepat sering kali membuat yang mempunyainyapun tertimpa banyak masalah dalam kehidpuannya.

12. Dua Gigi Atas Besar

Orang yang memiliki dua gigi besar dibagian atas adalah tipe orang yang keras kepala dan tidak sabaran. Orang ini juga sangat benci jika ada orang yang mengganggunya.

Contoh ketika dia sedang sibuk mengerjakan sesuatu dan kamu menelpon dia secara tiba-tiba, lalu kamu meminta dia melakukan sesuatu hal untuk keperluan kamu, padahal dia sedang asik dengan pekerjaannya. Maka dia tidak akan memperdulikan kamu karena kamu telah mengganggu aktifitasnya.

Bagaimana Cara Merawat Gigi Agar Tetap Sehat?

Untuk merawat kesehatan gigi dan mulut serta terhindar dari berbagai risiko penyakit, sebaiknya mulai terapkan tiga hal ini setiap hari:

  1. Terapkan sikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi, terutama saat pagi dan sebelum tidur. Lakukan selama 2 menit, pastikan seluruh permukaan gigi tersikat dari yang menghadap bibir dan pipi, permukaan kunyah, dan permukaan yang menghadap lidah atau langit-langit mulut.
  2. Memakai benang gigi atau sikat interdental pada celah antar gigi sekali dalam sehari. Anda juga bisa melakukan sikat lidah untuk menjaga kesehatan lidah dan menunjang kesehatan mulut.
  3. Anda juga bisa mengunakan zat fluoride tambahan untuk mencegah gigi berlubang. Pada orang dengan risiko gigi berlubang tinggi, dianjurkan menggunakan obat kumur berfluoride. Sedangkan pada orang dengan risiko penyakit gusi yang tinggi, bisa menggunakan obat kumur antimikroba sesuai anjuran dokter.
  4. Berkumur dengan obat kumur. Pilihlah yang tidak mengandung alkohol, karena bisa membuat mulut kering. Namun, Anda tidak disarankan untuk berkumur lebih dari 2 minggu berturut-turut.
  5. Anda juga bisa memakan makanan yang bergizi tinggi (mengandung kalsium, fosfor, dan serat) serta batasi konsumsi makanan dan minuman manis.
  6. Selain itu, perbanyak minum air putih untuk meningkatkan produksi air liur untuk membersihkan dan melembapkan mulut.
  7. Hindari merokok untuk menjaga warna gigi tetap cerah.
  8. Hindari menyikat gigi terlalu keras untuk mencegah gusi turun. Tidak dianjurkan juga menyikat gigi langsung sehabis selesai makan, karena ini bisa mengikis lapisan email gigi. Hindari juga menggigit benda atau makanan yang terlalu keras dengan kencang.
  9. Rutin periksa kesehatan gigi Anda ke dokter gigi juga merupakan salah satu cara perawatan dan pencegahan yang tepat. Segera kunjungi dokter gigi ketika merasa ada keluhan seperti lubang kecil atau gusi berdarah sebelum rasa sakit muncul. Bila ada gigi yang berlubang, segera tambal lubang gigi.

Demikian pembahasan mengenai “Gigi”. Dengan adanya artikel ini semoga bisa menambah wawasan kamu mengenai materi kali ini. Apabila ada kesalahan dalam isinya mohon dimaklumi ya guys. Tunggu artikel selanjutnya yaa..