Yuk Kenali Lebih Dalam Tentang Glaukoma (Sang Pencuri Penglihatan)

Memiliki mata yang indah dan sehat pasti menjadi idaman banyak orang. Karena dengan mata yang sehat sangat memlbatu kita melihat [dunia sekitar dengan jelas tanpa bantuan kacamata atau kontaklensa. Namun kebanyakan orang saat ini memiliki mata yang kurang sehat, entah itu karena terlalu sering menonton televisi ataupun menggunakan hp dengan jarak yang dekat.

Akan tetapi selain itu, ada hal lain yang dapat menyebabkan mata kita menjadi tidak sehat. Sehingga mengganggu pengelihatan kita. Dan salah satu penyakitnya adalah Glaukoma. Nah kira-kira seperti apa penyakit glaukoma tersebut? Mengapa ia bisa merusak pengelihatan kita? Yuk simak artikel ini.

Apa Itu Glaukoma

Pandangan-Mata-Glaukoma-copy-1024x402-768x302

Glaukoma adalah kondisi pada mata yang mengakibatkan kerusakan saraf yang menyebabkan gangguan penglihatan dan bisa menyebabkan kebutaan. Umumnya glaukoma di sebabkan karena tingginya tekanan dalam bola mata. Saraf mata adalah sekumpulan serat saraf yang menghubungkan retina ke otak. Saat saraf mata rusak, sinyal yang bertugas untuk meneruskan apa yang Anda lihat ke otak terganggu. Secara perlahan, hal ini menyebabkan saraf mata bisa mati dan hilangnya penglihatan.

Jenis-jenis Pada Glaukoma

Glaukoma sendiri memiliki beberapa jenis yang meliputi sebagai berikut ini.

  • Glaukoma Sudut Terbuka Primer (Primary Open Angle Glaucoma)

Glaukoma Sudut Terbuka Primer adalah tipe yang yang paling umum untuk di jumpai. Glaukoma jenis ini bersifat turunan, sehingga risiko tinggi bila ada riwayat dalam keluarga. Biasanya terjadi pada usia dewasa dan berkembang perlahan-lahan selama berbulan-bulan ataupun bertahun-tahun. Sering kali “tidak ada” gejala sampai terjadi kerusakan berat dari saraf optik dan penglihatan terpengaruh secara permanen. Glaukoma Sudut Terbuka Primer biasanya membutuhkan pengobatan selama seumur hidup untuk menurunkan tekanan dalam mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

  • Glaukoma Sudut Tertutup Akut (Acute Angle Closure Glaucoma)

Glaukoma Sudut-Tertutup Akut lebih sering di temukan karena keluhannya yang mengganggu. Gejalanya adalah sakit mata hebat, pandangan kabur dan terlihat warna-warna di sekeliling cahaya. Beberapa pasien bahkan mengalami mual dan muntah-muntah. Glaukoma Sudut Tertutup Akut termasuk yang sangat serius dan dapat mengakibatkan kebutaan dalam waktu yang singkat. Bila Anda merasakan gejala-gejala tersebut segera hubungi dokter spesialis mata Anda.

  • Glaukoma Sekunder (Secondary Glaukoma)

Glaukoma Sekunder disebabkan oleh kondisi lain seperti katarak, diabetes, trauma, arthritis maupun operasi mata sebelumnya. Obat tetes mata atau tablet yang mengandung steroid juga dapat meningkatkan tekanan pada mata. Karena itu tekanan pada mata harus diukur teratur bila sedang menggunakan obat-obatan tersebut.

  • Glaukoma Kongenital (Congenital Glaukoma)

Glaukoma Kongenital di temukan pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran, biasanya di sebabkan oleh sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata yang tidak berfungsi dengan baik sama sekali. Akibatnya tekanan bola mata meningkat terus dan menyebabkan pembesaran mata, bagian depan mata berair dan berkabut dan peka terhadap cahaya.

Ciri Orang Yang Terkena Glaukoma

Bila memandang cahaya maka akan timbul warna pelangi di penglihatan Anda. Mata akan terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur malah lama kelamaan akan menjadi normal, dan rasa untuk mengedip akan terus terjadi dengan menekan kedipan yang berlebihan.

Hal ini lah yang bisa membuat para penderita glaukoma tidak meyadari bahwasannya dia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glaukoma ini dapat di derita oleh kedua mata Anda dan dapat menurunkan tekanan pada bola mata adalah sebuah keharusan, dan operasi bisa di lakukan sebab belum ada sama sekali perubahannya.

  1. Melihat lingkaran cahaya di sekitaran lampu
  2. Kehilangan penglihatan
  3. Kemerahan di mata
  4. Mata yang terlihat kabur
  5. Terjadinya mual atau muntah secara tiba-tiba
  6. Nyeri pada mata
  7. Penyempitan dalam penglihatan

Penyebab Terkena Glaukoma

Penyebab utama glaukoma yaitu kerusakan pada “Saraf mata”. Pada kebanyakan kasus saraf mata rusak akibat tingginya tekanan bola mata di atas 20mmHg, ataupun menjadi penyebab lainnya ialah hipertensi dan diabetes mellitus. Walaupun jarang dapat juga yang bisa di sebabkan oleh emosi yang tidak kunjung stabil, mengalami migran, penyempitan pembuluh darah, dan sebagainya.

Tekanan bola mata yang meningkat dapat di sebabkan menumpuknya cairan yang terdapat di dalam mata. Normalnya, cairan mengalir melalui dasar mata yang disebut dengan “trabecular meshwork”. Cairan yang menumpuk di sebabkan karena produksi yang berlebihan atau jika cairan tidak dapat dialirkan keluar dengan lancar. Dan penyebab glaukoma tergantung dari jenisnya.

Otak trabekular (Trabecular meshwork) adalah area jaringan yang ada pada mata yang terletak di sekitar dasar kornea, di dekat tubuh siliaris, dan bertanggung jawab untuk menguras humor berair dari mata melalui ruang anterior (bilik di bagian depan mata ditutupi oleh kornea). Jaringan itu di lapisi oleh trabeculocytes. Ini memungkinkan cairan mengalir ke satu set tabung yang disebut dengan “kanal Schlemm” yang mengalir ke sistem darah.

Kanal Schlemm adalah pembuluh berbentuk limfatik berbentuk lingkaran di mata yang mengumpulkan humor berair dari ruang anterior dan membawanya ke pembuluh darah episkleral melalui pembuluh darah berair

Berikut ini adalah beberapa penyebab dari galukoma yang berdasarkan jenisnya:

  1. Glaukoma Sudut Terbuka: Merupakan glaukoma yang paling sering terjadi. Pada jenis ini, sudut drainase yang di bentuk oleh kornea dan iris dalam keadaan terbuka. Penyebab glaukoma tipe ini adalah penyumbatan parsial pada trabecular meshwork. Hal ini menyebabkan penumpukan cairan dan meningkatkan tekanan bola mata. Biasanya glaukoma ini terjadi secara perlahan.
  2. Glaukoma Sudut Tertutup: Pada glaukoma jenis ini, penyumbatan terjadi akibat sudut drainase yang tertutup atau iris menonjol dan menyumbat drainase cairan. Biasanya glaukoma jenis ini terjadi perlahan namun dapat terjadi mendadak pula.
  3. Glaukoma Tekanan Normal: Penyebabnya bukan tekanan pada bola mata. Namun, kerusakan saraf mata biasanya di sebabkan aliran darah yang buruk atau hipersensitivitas. Penyebab pastinya belum di ketahui. Aliran darah yang buruk dapat di akibatkan adanya penumpukan deposit lemak, yang disebut juga aterosklerosis.
  4. Glaukoma Sekunder: Glaukoma jenis ini di sebabkan karena kondisi kesehatan lain atau akibat obat-obatan. Kondisi tersebut dapat berupa diabetes yang tidak terkontrol atau tekanan darah tinggi. Beberapa obat yang dapat menyebabkan glaukoma yaitu obat golongan kortikosteroid.
  5. Glaukoma Kongenital: Glaukoma ini di sebabkan adanya kelainan pada saat bayi baru lahir. Efek tersebut dapat mengganggu drainase dan membuat saraf mata lebih sensitif.
  6. Pigmentary Glaukoma: Glaukoma ini terjadi saat granula pigmen dari iris menumpuk dan menyumbat drainase pada trabecular meshwork.

Kriteria Orang Yang Beresiko Mengalami Glaukoma?

glaukoma-pd-orang-tua

Ada banyak faktor risiko seseorang dapat mengidap glaukoma, seperti berikut ini.

  1. Usia lebih dari 60 tahun membuat Anda lebih berisiko untuk menderita glaukoma
  2. Tekanan bola mata tinggi (tekanan intraokular)
  3. Memiliki riwayat keluarga dengan glaukoma (orang tua atau saudara kandung)
  4. Konsumsi obat yang menyebabkan glaukoma dalam waktu yang lama, misalnya obat tetes mata kortikosteroid
  5. Memiliki penyakit lain seperti diabetes, penyakit jantung, hipertensi dan penyakit sel sabit
  6. Riwayat glaukoma di dalam keluarga, saudara sekandung lebih beresiko di bandingkan orang tua dan anaknya
  7. Miopia (rabun jauh)
  8. Diabetes (kencing manis) dengan gula darah tinggi yang lama
  9. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  10. Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi buruk)
  11. Kecelakaan atau melakukan operasi pada mata sebelumnya
  12. Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama

Cara Mencegah Glaukoma

Sebelum terkena dan sampai harus mengobati dengan biaya yang mahal, maka ada baiknya kita mencegahnya. Dan berikut ini adalah beberapa cara yang harus anda lakukan jika ingin terhindar dari glaukoma

1. Melindungi Mata Dari Paparan Sinar UV

Pastinya setiap orang tidak menyadari bahwa paparan sinar matahari dapat menyebabkan glaukoma terjadi jika secara langsung mengenai mata. Jadi perlu untuk di biasakan memberikan perlindungan pada mata jika Anda sedang melakukan aktivitas secara langsung di bawah sinar matahari.

2. Sering Mengkonsumsi Buah Berwarna Gelap atau Abu-Abu

Mungkin sebagian orang belum tau bahwa semua jenis buah yang memiliki warna gelap atau abu-abu ternyata sangat baik untuk menjaga kesehatan mata termasuk mencegah penyakit mata glaukoma. Buah-buahannya bisa berupa buah blueberry, cranberry dan semua jenis golongan buah berry. Dan buah-buahan ini bisa membuat sistem syaraf dan otot pada bagian mata bisa bekerja secara maksimal.

3. Mengkonsumsi Makanan Tinggi Karotenoid

Biasanya makanan yang mengandung zat karotenoid sangat identik dengan makanan yang berwarna kuning. Selain sumber makanan Karotenoid juga memiliki banyak cadangan vitamin A yang sangat baik untuk mata. Dan kaya akan antioksidan yang bisa mencegah semua penyakit degenerasi makula dan menjaga kesehatan lensa mata. Makanan yang tinggi karotenoid bisa berupa jeruk, pepaya, nanas, ubi jalar, dan wortel.

4. Melakukan Pemeriksaan Mata Secara Teratur

Orang yang sudah berusia beranjak lebih dari 40 tahun maka harus melakukan pemeriksaan mata secara teratur. Dari langkah ini di perlukan untuk mengatasi semua jenis gejala yang mungkin muncul paling awal. Ketika glaukoma di ketahui sejak dini mungkin Anda bisa untuk memutuskan melakukan kegiatan program diet yang sehat untuk mata. Tidak hanya itu melakukan pemeriksaan mata juga bisa mencegah terjadinya kerusakan mata yang lebih lanjut.

5. Mengendalikan Kadar Gula Darah

Untuk Anda yang mempunyai gangguan penyakit yang berhubungan dengan kadar gula dalam darah seperti diabetes, maka sebaiknya harus selalu mewaspadai dengan penyakit mata glaukoma. Saat kadar gula darah tinggi maka sebaiknya membuat lensa mata dan retina mengalami gangguan. Tubuh tidak bisa membuat insulin yang cukup untuk mengolahnya semua kadar gula dalam darah. Maka akan berdampak kerusakan pada bagian lensa dan retina.

6. Mengonsumsi Omega 3

Ternyata penyakit mata glaukoma bisa di cegah dengan cara seringnya mengkonsumsi makanan yang mengandung omega 3. Omega 3 salah satu jenis lemak yang berasal dari hewan yang bisa bekerja untuk meningkatkan perlindungan terhadap fungsi retina. Asam lemak omega 3 ternyata bisa mengatasi semua jenis penyakit yang bisa menyerang bagian lensa dan retina mata.

7. Sering Melakukan Aktifitas Berolahraga

Memang betul melakukan aktifitas olahraga itu sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Namun, saat Anda sedang melakukan olahraga latihan fisik secara rutin maka lebih baik untuk menggunakan pelindung mata. Misalnya ingin melakukan olahraga berlari pada siang hari ataupun pada sore hari sebaiknya Anda menjaganya dengan menggunakan kacamata hitam.

Pilihan Untuk Pengobatan Glaukoma

glaukoma-alodokter

Jika sudah terlanjur terkena penyakit ini, mau tidak mau harus menjalani pengobatan agar dapat sebuh. Nah salah satu alternatif untuk sembuh dari penyakit glaukoma ini kamu bisa melakukan terapi ini. Namun terapi yang dilakukan tergantung dengan jenis glaukoma yang Anda derita. Pilihan terapi yang dapat diberikan, yaitu:

  • Obat tetes mata: Obat tersebut misalnya prostaglandin (latanoprost, bimatoprost), beta blocker (timolol, betaxolol), alpha adrenergic agonists (apraclonidine, brimonidine), carbonic anhydrase inhibitors (dorzolamide, brinzolamide) dan agen miotik (pilocarpine). Obat–obat ini terutama bekerja untuk menurunkan tekanan pada bola mata Anda.
  • Obat-obatan oral: Dokter Anda dapat memberikan obat oral yang di berikan secara bersamaan dengan obat tetes mata yang bekerja menurunkan tekanan bola mata. Obat tersebut yaitu asetazolamid, sebuah penghambat carbonic anhydrase.
  • Laser trabeculoplasty: Merupakan prosedur untuk memudahkan drainase cairan. Terapi ini bisa di lakukan di klinik mata atau klinik dokter dengan cahaya yang baik. Laser akan menargetkan trabecular meshwork dan membantu membuka drainase.
  • Trabekulektomi: Terapi pembedahan ini biasanya di anjurkan saat semua terapi lain gagal. Selama pembedahan dokter akan membuat bukaan baru untuk meningkatkan drainase cairan. Biasanya prosedur ini di lakukan di ruang operasi di rumah sakit. Biasanya pembedahan di lakukan pada satu mata pada 1 operasi. Untuk pembedahan mata yang lain, membutuhkan waktu jeda selama 4 sampai dengan 6 minggu.

Pengobatan Rumahan Yang Dapat Mengatasi Glaukoma

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi glaukoma:

  1. Lakukan pemeriksaan rutin dan mengikuti instruksi dokter
  2. Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu
  3. Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki penyakit lain (asma, tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung) atau alergi dengan obat glaukoma
  4. Selalu gunakan kaca mata pelindung jika Anda melakukan olahraga berat untuk menghindari trauma pada mata
  5. Hubungi dokter Anda jika gejala Anda semakin memburuk

Nah, itulah pembahasan tentang “Glaukoma”. Mulai dari pengertian, penyebab, gejala, jenis, pengobatan dan bagaimana cara mencegahnya. Adakalanya disetiap kata ada salah, saya mohon maaf ya. Hehe.. Semoga bermanfaat guyss..