Memori: Pengertian, Sejarah Serta Jenis Menurut Penyimpanannya

Meningkatnya kebutuhan pada manusia terhadap informasi pada sistem komputer akan terus berkembang, khususnya pada perangkat penyimpanan. Sebuah komputer memerlukan alat penyimpan data berupa memori yang dapat membantu untuk menampung atau menyimpan dari semua program yang ada.

Memori adalah salah satu bagian dari perangkat keras yang di gunakan untuk menyimpan sebuah data secara baik dalam jangka waktu sementara ataupun permanen. Namun, perkembangan suatu komputer tidak hanya di tentukan oleh perkembangan programnya saja untuk mendukung kinerja komputer tersebut. Pembahasan kali ini saya akan memberitahukan mengenai pengertian, sejarah serta jenis memori menurut media penyimpanan secara lengkap.

Apa Itu Memori?

Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi atau tempat penyimpanan data yang harus di atur dan di jaga sebaik mungkin. Memori biasanya disebut juga dengan istilah: Computer storage, Computer memory atau memory, merupakan piranti komputer yang di gunakan sebagai media penyimpan data dan informasi saat menggunakan komputer. Memory merupakan bagian yang penting dalam komputer modern dan letaknya di dalam CPU (Central Processing Unit). Sebagian besar komputer memiliki elemen-elemen memori yang terdiri atas tiga level, yaitu:

  1. Physical Register, berada pada level teratas. Informasi yang berada di register dapat di akses dalam satu clock cycle CPU.
  2. Primary Memory (executable memory), berada di level tengah. Contohnya, RAM. Primary Memory di ukur dengan satu byte dalam satu waktu, secara relatif dapat di akses dengan cepat, dan bersifat volatile (informasi bisa hilang ketika komputer dimatikan). CPU mengakses memori ini dengan instruksi single load dan store dalam beberapa clock cycle.
  3. Secondary Memory, berada di level bawah. Contohnya, disk atau tape. Secondary Memory di ukur sebagai kumpulan dari bytes (block of bytes), waktu aksesnya lambat, dan bersifat non-volatile (informasi tetap tersimpan ketika komputer dimatikan). Memori ini diterapkan di storage device, jadi akses meliputi aksi oleh driver dan device.

Sejarah Memori

Memori hadir pada tahun 1960-an. Saat itu memori semikonduktor belum terlalu populer mengingat harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim menggunakan memori utama magnetic. Intel selaku perusahaan semikonduktor memului debutnya dengan memproduksi RAM dengan jenis DRAM. Perkembangan RAM pun berlanjut dengan cukup cepat. Perkembangan ini terjadi untuk menyesuaikan dengan CPU yang juga berkembang.

Perkembangan suatu memori komputer atau yang lebih sering disebut dengan PC (Personal Computer) yang demikian pesat, tentunya tidak lepas dari kebutuhan manusia akan informasi yang harus di olah oleh komputer. Serta perkembangan teknologi, khususnya teknologi perangkat keras, perangkat lunak, serta fungsi atau algoritma yang di gunakan dalam memproses informasi yang diolah tersebut.

Jika pada saat itu PC yang di otaki oleh sebuah prosessor hanya mampu berjalan dengan kecepatan 4,77 MHz yang di gunakan untuk menggerakkan program pengolah kata dalam pembuatan dan editing dokumen, spreadsheet sederhana untuk mengerjakan pekerjaan akuntansi maupun bisnis, dan program database sederhana serta sedikit program pendidikan dan game yang juga masih sangat sederhana. Kini PC yang diotaki Intel Pentium4 mampu berlari dengan kecepatan 2GHz. Namun perkembangan kemampuan PC (Personal Computer) tidak selalu di tentukan oleh perkembangan prosessor semata.

Masih dengan faktor lainnya, seperti teknologi chipset, memori, kartu VGA, perangkat media yang di simpan, dan sebagainya. Semua perangkat saling berkembang, berevolusi ke arah yang lebih baik untuk bersama–sama membangun sistem PC yang tangguh.

Perkembangan kemampuan dari sebuah prosessor yang pesat tentunya harus di seimbangi dengan peningkatan kemampuan memori. Sebagai penampung data atau informasi yang di butuhkan oleh prosessor sekaligus sebagai penampung hasil dari perhitungan yang akan di lakukan oleh prosessor, kemampuan memori dalam mengelola data tersebut sangatlah penting.

Meski di gunakan di berbagai peralatan eletronik, tingkat kebutuhan memori sendiri memiliki tingkat yang berbeda-beda. Sebuah komputer yang menggunakan OS lama Windows 98, maka memori yang di gunakan dalam sebuah komputer ini tidak akan sama dengan komputer yang menggunakan OS baru Windows 7. Yang perlu di perhatikan, semakin berat aplikasi yang di jalankan, maka beban memori akan semakin besar untuk di gunakan. Karena pada memorilah data bisa tersimpan sementara ataupun permanen.

Jenis-jenis Memori

Ada beberapa jenis-jenis memori menurut media penyimpanan, antara lain sebagai berikut:

Memori Internal

Memori-Internal-komputer-berbeda-dengan-memori-eksternal-768x512

Memori internal adalah memori yang dapat mengakses secara langsung oleh prosessor, dan memiliki fungsi tersendirinya sebagai pengingat. Dalam memori internal, dapat tersimpan dalam memori utama yang dapat berupa data atau sebuah progam yang di miliki. Selain fungsinnya sebagai pengingat, ada beberapa di antaranya:

  1. Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data di kirim ke ALU (Arithmetic and Logic Unit) untuk di proses
  2. · Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU senelum di kirimkan ke peranti keluaran
  3. · Menampung program atau instruksi yang berasal dari peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder

1. RAM

RAM merupakan singkatan dari “Random Access Memory” di temukan oleh Robert Dennard dan di produksi secara besar-besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC di temukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77 MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik). Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB.

a

Istilah dari RAM di gunakan untuk memori yang berfungsi untuk membaca dan menuliskan data. Dengan fungsi tersebut, maka bisa menjalankan dua aktifitas sekaligus, yaitu menulis dari RAM dan membaca data dari RAM. Hal ini sangat berbeda dengan ROM, yang hanya mengizinkan untuk dapat membaca data.

Kebanyakan data memiliki tingkat ke stabilan yang kurang dan hal tersebut menandakan bahwa tenaga listrik yang masuklah yang bisa mengatur jalannya data pada RAM. Dan apa bila sewaktu-waktu tenaga listrik terputus, maka secara otomatis data pada RAM akan hilang.

RAM pada PC memiliki berbagai macam antara lain sebagai berikut:

  • DRAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus di segarkan oleh CPU agar data yang terkandung di dalamnya tidak hilang. DRAM merupakan salah satu tipe RAM yang terdapad dalam PC.
  • EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memori yang di gunakan pada sistem yang menggunakan Pentium. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20%. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 7 0ns hingga 5 0ns dan bekerja pada frekuensi 33 MHz hingga 75 MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat di pasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.
  • SDRAM (Sychronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disnkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz. Popularitasnya menurun saat DDR-SDRAM yang mampu mentransfer data dua kali lipat yang muncul di pasaran dengan chipset yang stabil. Setelah itu, akibat dari produksinya yang semakin di kurangi harga dari SDRAM ini menjolak tinggo dengan harga yang berbeda sekitar Rp. 150.000 sampai Rp. 250.000.
  • SRAM (Static RAM) adalah jenis memori yang tidak memerlukan penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat di dalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM.
  • RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah jenis memori yang lebih cepat dan lebih mahal dari pada SDRAM. Memori ini biasa di gunakan pada sistem yang menggunakan Pentium 4.

Selain RAM pada PC yang memiliki macamnya, ternyata jenis RAM juga terdapat di pasaran:

  • SIMM (Single in-line memory module)

Mempunyai kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286 hingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin yang banyak di gunakan untuk PC berasaskan Pentium dan beroperasi pada 32 bit. Kecepatan di rujuk mengikuti istilah ns (nano second) seperti 8 0ns, 7 0ns, 6 0ns dan sebagainya.

Semakin kecil nilainya maka kecepatan lebih tinggi. DRAM (dynamic RAM) dan EDO RAM (extended data-out RAM) menggunakan SIMM. DRAM menyimpan bit didalam suatu sel penyimpanan (storage sell) sebagai suatu nilai elektrik (electrical charge) yang harus di segarkan beratus-ratus kali setiap saat untuk menetapkan data.

  • DIMM (Dual in-line memory module)

Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda dari pada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Mensuport 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur (synchronizes) memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. Terdapat dalam dua kecepatan yaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz (PC133). DIMM 168 PIN.

  • DDR SDRAM (Double-data-rate SDRAM)

Dalam tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM aja bisa menjalankan intruksi sekali setiap satu clock cycle, maka DDR SDRAM juga mampu menjalankan dua intruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang di gunakan memori ini adalah dengan menggunakan satu gelombang penuh frekuensi.

Memori DDR SDRAM menggunakan sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 sampai 133 MHz yang akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 sampai 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali di gunakan pada kartu grafis AGP yang berkecepatan ultra, sedangkan penggunaan pada prosessor AMD ThunderBird yang pertama kali memanfaatkannya.

  • DRDRAM (direct Rambus DRAM)

Pada tahun 1999, DRDRAM di buat oleh Rambus. Rambus juga menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sekali dengan memori SDRAM. Pada saat ini, terdapat DRDRAM berkecepatan 1066 MHz yang di kenal dengan RIMM (Rambus in line memory module). DRDRAM juga di kenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400 MHz. Beroperasi dalam bentuk 16 bit bukan 64 bit.

Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800 MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6 Gb per detiknya (1 Gb = 1000 MHz). Kecanggihan DRDRAM tidak dapat di manfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.

2. ROM

s

ROM adalah kependekan dari Read Only Memory, yaitu perangkat keras pada komputer berupa chip memori semi konduktor yang isinya hanya dapat di baca. Jenis memori yang satu ini, hanya bisa di baca dan tidak bisa di tulis secara berulang-ulang karena jenis memori ini berjenis non-volatile, artinya data yang di simpan tidak mudah menguap (hilang) walaupun dayanya di matikan.

Karena itu memori ini biasa di gunakan untuk menyimpan program utama dari suatu sistem. ROM pada komputer di sediakan oleh vendor komputer yang berisi program atau data. Di dalam suatu PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input atau Output System) atau ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang akan di jalankan oleh mikro prosesor ketika komputer mulai di hidupkan.

ROM juga memiliki beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:

  • PROM (Progammable Read-Only-Memor­y), Jika isi ROM di tentukan oleh vendor, PROM di jual dalam keadaan kosong dan kemudian dapat di isi dengan program oleh pemakai. Setelah di isi dengan program, isi PROM tidak bisa di hapus.
  • EPROM (Erasable Programmable Read-Only-Memor­y), Berbeda dengan PROM, isi EPROM dapat di hapus setelah di program. Penghapusan di lakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet.
  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only0Memor­y), EEPROM dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus secara elektris melalui program. Salah satu jenis EEPROM adalah Flash Memory. Flash Memory biasa di gunakan pada kamera digital, konsol video game, dan cip BIOS.

3. Cache Memory

d

Cache memory adalah tipe RAM tercepat yang ada, dan di gunakan oleh CPU, hard drive, dan beberapa komponen lainnya untuk menyimpan instruksi sebelum di berikan ke memori utama. Seperti halnya RAM, lebih banyak cache memory adalah lebih baik, akan tetapi biasanya cache pada CPU dan hard drive tidak dapat diupgrade menjadi lebih banyak. Contoh yang dapat di lihat misalnya adalah pada CPU Pentium II terdapat 512 KiloByte cache, dan pada hard drive IBM 9 LZX SCSI terdapat 4 Mega Bytes cache. Seperti halnya RAM, pada umumnya data akan di lewatkan dulu pada cache memory sebelum menuju komponen yang akan menggunakannya (misalnya CPU).

Selain itu cache memory menyimpan pula sementara data untuk akses cepat. Kecepatan cache memory juga menjadi unsur yang penting. Sebagai contoh, CPU Pentium II memilki cache sebesar 12 k, dan CPU Celeron memiliki cache sebesar 128 k, akan tetapi cache pada Pentium II berjalan pada 1/2 kali kecepatan CPU, sementara cache pada Celeron berjalan dengan kecepatan sama dengan kecepatan CPU. Hal ini merupakan tradeoff yang membuat kecepatan Celeron dalam hal-hal tertentu kadang-kadang malah bisa mengalahkan Pentium II.

Memori Eksternal

f

Memori eksternal merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Dengan kata lain, memori ini termasuk perangkat keras untuk melakukan sebuah penulisan, pembacaan, dan penyimpanan data di luar memori utama. Contohnya seperti: Hardisk, Floppy Disk. Memori eksternal juga mempunyai dua fungsi utama, yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi pengguna jangka panjang.

Pada dasarnya, konsep dasar dari memori eksternal adalah menyimpan data yang bersifat tetap atau non volatile, antara berikut konsep dasarnya:

  1. Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak.
  2. Memori eksternal biasa disebut juga memori eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama.
  3. Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.

Selain memori eksternal memiliki konsep dasar, ada beberapa jenis dari memori ini:

1. Berdasarkan Jenis Akses Data

Berdasarkan jenis aksesnya, memori eksternal di kelompokkan menjadi dua jenis yaitu:

  • DASD (Direct Access Storage Device), di mana ia mempunyai akses langsung terhadap data. Contohnya:
    1. Magnetik (floppy disk, hard disk).
    2. Removeable hard disk (Zip disk, Flash disk).
    3. Optical Disk.
  • SASD (Sequential Access Storage Device), Akses data secara tidak langsung (berurutan), seperti pita magnetik.

2. Berdasarkan Karakteristik Bahan

Berdasarkan karakteristik bahan pembuatannya, memori eksternal di golongkan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut:

  • Punched Card atau kartu berlubang, merupakan kartu kecil berisi lubang-lubang yang menggambarkan berbagai instruksi atau data. Kartu ini dibaca melalui puch card reader yang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 1979.
  • Magnetic disk, merupakan disk yang terbuat dari bahan yang bersifat magnetik, Contoh : floppy dan harddisk.
  • Optical Disk, terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh: CD dan DVD.
  • Magnetic Tape, terbuat dari bahan yang bersifat magnetik tetapi berbentuk pita, seperti halnya pita kaset tape recorder.

Demikian pembahasan tentang pengertian, sejarah dan jenis memori menurut penyimpanannya. Semoga bermanfaat ya