Mengenal Lebih Dalam “Apa Itu CPU”?

Semakin banyaknya teknologi yang keluar pada zaman modern saat ini, seperti bagian-bagian dari komputer. CPU merupakan sebuah perangkat keras yang terdapat pada sebuah komputer yang memiliki beberapa fungsi tersendiri. Pada kesempatan ini akan saya bahas dan bagikan pembahasan tentang bagian dari CPU yang di jelaskan secara lengkap.

Pengertian Dan Sejarah CPU

CPU (Central Processing Unit) adalah perangkat keras (hardware) sebuah komputer, yang berfungsi untuk menerima dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak tersebut. Prosesor, kata itu paling sering di gunakan untuk menyebut CPU pada umumnya.CPU juga bisa di ibaratkan seperti otak besar dari sebuah komputer tersebut. Cepat atau lambatnya cara kerja dari sebuah komputer, pasti telah di tentukan oleh kualitas dan teknologi dari CPU tersebut.

Mikroprosesor adalah CPU yang di produksi dalam sirkuit terpadu, sering kali dalam sebuah paket sirkuit terpadu tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum di gunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.

Central Processing Unit (CPU) atau dalam bahasa Indonesia Unit Pemroses Sentral (UPS) adalah bagian utama komputer yang berupa perangkat keras dan merupakan “otaknya “ komputer . CPU sendiri bekerja layaknya sebuah kalkulator yang biasa kita gunakan sehari–hari untuk menghitung, namun CPU jauh lebih canggih. CPU melaksanakan instruksi dari sebuah program komputer dengan melakukan operasi aritmatika, logis, dan input atau output secara dasar dari sistem. Istilah telah di gunakan dalam industri komputer setidaknya sejak awal 1960-an. Bentuk, desain, dan implementasi dari CPU telah berubah selama sejarah mereka, tapi operasi fundamental mereka tetap sama.

Pada mesin besar, CPU memerlukan satu atau lebih papan sirkuit. Pada komputer pribadi dan workstation kecil, CPU di tempatkan dalam sebuah chip silikon tunggal yang disebut mikroprosesor. Sejak tahun 1970-an kelas mikroprosesor CPU telah hampir sepenuhnya di ambil alih oleh semua implementasi CPU lainnya. Sirkuit CPU modern terpadu skala besar biasanya berukuran kurang dari empat sentimeter persegi, dengan ratusan pin atau logam yang saling berhubungan.

Dua komponen khas dari CPU adalah logika aritmatika unit (ALU), yang melakukan operasi aritmatika dan logika, dan unit kontrol (CU), yang menjabarkan instruksi dari memori dan decode dan mengeksekusi mereka, menyerukan ALU bila diperlukan.

Selain pengertian dan sejarah yang telah di jelaskan di atas, mari kita mengenal lebih dalam lagi fungsi dari CPU tersebut, antara lain sebagai berikut:

CPU juga memiliki fungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmetika dan logika terhadap data yang telah di ambil dari memori atau dari informasi yang di masukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan tombol, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus.

CPU di kontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak sebuah komputer. Perangkat lunak tersebut dapat di jalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (MAA), yang mana setiap instruksi akan di beri alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada MAA dengan menentukan alamat data yang telah di kehendaki.

Komponen CPU

Berikut adalah beberapa komponen utama yang terdapat pada CPU

  • Unit Control

Yang mampu mengatur jalannya program yang ada di CPU tersebut. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua CPU. CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. Termasuk dalam sebuah tanggung jawab unit kontrol yang mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.

Bila ada instruksi untuk perhitungan seperti aritmetika atau perbandingan logika, maka unit akan terkendali dan mengirim sebuah instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data di bawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk di simpan, dan pada saatnya akan di sajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah:

  1. Mengatur dan mengendalikan semua alat-alat masukan (input) dan keluaran (output).
  2. Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
  3. Mengambil data dari memori utama (jika di perlukan) untuk di proses lebih lanjut.
  4. Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmetika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU.
  5. Menyimpan hasil proses ke memori utama.
  • Register

Merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses yang cukup tinggi, yang bisa di gunakan untuk menyimpan data atau instruksi yang sedang di proses. Memori ini bersifat sementara, biasanya bisa di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Secara analogi, register ini dapat di ibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat di ibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.

  • ALU

Apa itu ALU? ALU adalah unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang di tentukan. ALU sering di sebut “mesin bahasa” karena bagian ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri.

Tugas utama dari ALU adalah “melakukan semua perhitungan aritmetika yang terjadi sesuai dengan instruksi program”. ALU melakukan semua operasi aritmetika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.

Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (¹ ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (£ ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (³ ).

  • CPU Interconnections

Adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register-register dan juga dengan bus-bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, peranti masukan atau keluaran.

Komponen Lainnya

CPU juga sebagai pusat processor, di dalamnya ada beberapa komponen yang satu dengan lainnya terhubung, yaitu

th (2)

1. Cashing CPU

Casing adalah bagian terluar dari CPU (Central Processing Unit) yang berfungsi untuk menutupi dan melindungi bagian-bagian yang terdapat di dalam CPU tersebut dari kotoran debu, air atau sebagainya. Selain itu, CPU juga berfungsi sebagai tempat letak bagian lainnya seperti motherboard,CD-ROM drive, harddisk, dan floppy drive dll.

2. Harddisk

Harddiskmerupakan sebuah perangkat yang mempunyai fungsi untuk menyimpan data dan mengambil informasi digital, terutama data pada komputer. Harddisk merupakan salah satu kompunen yang paling penting. Apabila harddisk mengalami kerusakan, maka pengguna dapat kehilangan data berharga yang mungkin tidak bisa di peroleh kembali. Satuan kapsitas harddisk adalah byte. Saat ini kapasitas harddisk di pasaran bervariasi, mulai dari 250 GB, 500 GB, 1 Tera, hingga 3 Tera.

3. Motherboard

Motherboard merupakan sebuah perangkat keras yang fungsinya sebagai tempat di mana bermacam komponen komputer di gabungkan, dan di satukan. Motherboard merupakan komponen yang paling utama dan sangat penting sebuah CPU, sebab berisi sistem BIOS (Basic input output system), soket memory(RAM), pengatur koneksi input-output(chipset), soket prosessor, soket kartu grafis (VGA card), dan soket kartu tambahan (additional cards seperti PCI, ISA). Fungsi dari motherboard tersebut adalah untuk menyambungan komponen-komponen yang ada di komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi.

4. RAM

RAM (Random Access Memory) merupakan komponen penyimpanan sementara di sebuah komputer, sehingga dapat mempercepat proses loading data dan program yang sering di akses. RAM biasanya menggunakan MegaByte. Kapasitas RAM yang ada di pasaran yaitu 64 Mb, 128 Mb, 256 Mb,5 12 Mb, 1 GB, 2 GB, 4 GB Dan 8 GB.

5. Processor

Processor adalah otak dari sebuah komputer, di mana fungsinya untuk mengeksekusi sebuah perintah. Cepat atau lambatnya kinerja komputer sangat bergantung pada processor yang di gunakan dalam CPU tersebut.

6. Kartu Grafis (VGA Card)

Kartu VGA (Video Graphic Adapter) merupakan komponen yang berguna untuk menerjemahkan output komputer ke monitor dan mengolah data grafis tersebut atau menampilkannya ke monitor. VGA Card biasanya ada yang bersifat on board dan ada juga yang di tambahkan di slot motherboard. Kalau Anda menginginkan kualitas vidio yang berakselerasi tinggi dan cepat, maka Anda bisa menambahkannya di CPU atua bagi Anda yang penggemar desain grafis ataupun bermain games dengan grafis yang memukau di perlukan kartu VGA yang berdaya tinggi.

7. Kartu Suara (Sound Card)

Kartu suara (sound card) merupakan komponen komputer yang berfungsi untuk mengeluarkan dan merekam suara. Sewaktu pengguna mendengarkan suara dari kartu suara, maka data digital suara berupa waveform .wav atau mp3 yang di kirim melalui sound card. Data digital tersebut tinggal di proses oleh pengolah sinyal digital atau DSP (Digital Signal processing) mengubahnya menjadi sinyal analog, selanjutnya sinyal analog tersebut di perkuat serta di keluarkan melalui speaker.

8. LAN Card

LAN Card atau Kartu Jaringan merupakan sebuah bagian yang berfungsi sebagai port untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. LAN Card tersebut akan di hubungkan ke dalam kabel RJ45 untuk terhubung langsung ke jaringan komputer lainnya.

9. Port USB

Pengguna komputer tentu sudah tidak asing lagi dengan USB Drive atau Flash Disk untuk menyimpan data dalam komputer. Bentuknya yang kecil serta mudah di bawa menjadikan flash disk banyak di minati. Nah, untuk membaca serta menyimpan data yang ingin di simpan dalam Flash Disk maka di perlukan konektor atau penghubung yang disebut Port USB. Letaknya berada di belakang ataupun di depan CPU komputer.

10. Optical Disk Drive

Optical Disk Drive atau sering disebut dengan CD atau DVD room piranti yang di gunakan untuk membaca dan menullis. Yang termasuk kedalam optical drive adalah: CD-ROM drive, CD-RW drive, DVD-ROM drive, dan DVD-RW drive. Melalui Optical Disk Drive, Anda bisa memburning data dalam bentu CD atau DVD dan juga akan memungkinkan Anda membaca atau melihat file yang ada di dalamnya.

11. Power Suply

Power supply merupakan bagian dari sistem komputer yang berfungsi untuk memberikan daya (sumber arus listrik) pada komponen-komponen komputer. Power supply dapat di bedakan atas daya yang di miliki, seperti: 300 watt, 380 watt, 400 watt, 450 watt, 500 watt, 600 watt, dan berkembangan mengikuti perkembangan teknologi komputer.

12. Kipas (Cooler)

Kipas sangat di butuhkan di sebuah CPU komputer, karena kipas juga bisa mendinginkan bagian yang lainnya. Kipas biasanya di pasangi di processor, hardisk, memory, VGA Card, dan sebagainya. Selain untuk menjaga bagian lainnya agar tetap dalam keadaan dingin, kipas juga memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga suhu udara dalam sebuah CPU agar tidak terjadinya overheat.

13. Kabel HDD

Kabel penghubung ini sangat berfungsi untuk menyambungkan satu bagian ke bagian lainnnya, dan ada yang di gunakan sebagai kabel penghubung data seperti SATA pada hardisk yang tersambung ke motherboard, dan ada juga yang di gunakan sebagai kabel untuk mengalirkan sebuah daya ke bagian komputer.

14. Kabel UTP

Kabel UTP mempunyai fungsi untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya, jika kita memiliki LAN Card, tapi tidak memiliki kabel UTP maka sangatlah mustahil kita dapat melakukan koneksi antara 1 komputer dengan komputer yang lainnya.

Bagaimana Cara Kerja CPU?

Adapun cara kerja dari CPU dapat dilihat dari urutannya sebagai berikut:

th (3)

1. Saat data atau instruksi yang di masukkan ke processing devices, pertama sekali di letakkan di RAM (melalui Input storage).

2. Apabila berbentuk instruksi akan di tampung oleh Control Unit di Program storage, namun apa bila berbentuk data akan di tampung di Working storage).

3. Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program storage untuk di tampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut di tampung di Program Counter.

4. Sedangkan data di ambil oleh Control Unit dari Working storage untuk di tampung di General Purpose register (dalam hal ini di Operand register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang di lakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang di tetapkan.

5. Hasilnya akan di tampung di Accumulator.

6. Apa bila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk di tampung kembali di Working storage.

7. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working storage untuk di tampung kembali ke Output storage. Lalu selanjutnya dari Output storage, hasil pengolahan akan di tampilkan ke output devices.

Kesimpulan

Central Processing Unit (CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan telah melaksanakan sebuah perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses atua prosesor (processor), sering di gunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang di produksi dalam sirkuit terpadu, sering kali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum di gunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.

CPU juga berfungsi sebagai seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang telah di ambil dari memori tersebut atau dari informasi yang di masukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan tombol, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus.

CPU di kontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat di jalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian di simpan terlebih dahulu pada memori fisik (MAA), yang mana setiap instruksi akan di beri alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada MAA dengan menentukan alamat data yang di kehendaki.

Saat data atau instruksi yang telah di masukkan ke processing devices, pertama sekali di letakkan di bagian RAM (melalui Input storage). Apa bila berbentuk instruksi telah di tampung oleh Control Unit di Program storage, namun apa bila bentuk data yang di tampung di Working storage).

Jika register udah siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program storage untuk di tampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut di tampung di Program Counter. Sedangkan data yang di ambil oleh Control Unit dari Working storage untuk di tampung di General purpose register (dalam hal ini di Operand register).

Nah, itulah beberapa pembahasan yang sudah sama-sama kita ketahui. Semoga dengan pembahasan kali ini, kalian tau apa saja pengertian, sejarah, bagian, komponen atau bahkan cara kerja dari CPU ya guyss.. Semoga bermanfaat ya teman-teman.. Terimakasih..