Mengenal Lebih Dalam Tentang Pemrograman Dan Bahasanya

Pernahkah kamu mendengar yang namanya pemrograman? Tentu kamu pernah mendengarnya. Namun, tahukah kamu apa itu pemrograman? Lalu kenapa ada istilah bahasa pemrograman? Nah, disini saya akan menjelaskannya. Langsung saja cek dibawah ini.

Pengertian Pemrograman

Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug) dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau “pekerjaan” sesuai dengan keinginan si pemrogram.

Untuk melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman dan pada banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika.

1

Pemrograman adalah suatu seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi suatu program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman.

Apakah memprogram perangkat lunak lebih merupakan seni, ilmu atau teknik telah lama diperdebatkan. Pemrogram yang baik biasanya mengkombinasikan ketiga hal tersebut, agar dapat menciptakan program yang efisien, baik dari sisi saat dijalankan (run time) atau memori yang digunakan.

Pemrograman adalah bahan yang digunakan di berbagai kompetisi komputer di Indonesia maupun dunia. Di tingkat SMA, contohnya, pemrograman dipertandingkan dalam Olimpiade Sains Nasional setiap tahun. Ketigapuluh peraih medali di Olimpiade Sains Nasional ini kemudian menjadi Tim Olimpiade Komputer Indonesia, dan menempuh Pelatihan Nasional yang menyeleksi empat orang wakil untuk mengikuti Olimpiade Sains Internasional bidang Informatika (International Olympiad in Informatics) yang diadakan setiap tahun.

Debug sering dilakukan dengan IDE seperti Visual Studio, NetBeans, dan Eclipse. Standalone debugger seperti gdb juga digunakan, dan ini kurang sering menyediakan lingkungan visual, biasanya menggunakan baris perintah.

Sejarah Pemrograman

Mekanisme Antikythera dari Yunani kuno adalah kalkulator menggunakan persneling dari berbagai ukuran dan konfigurasi untuk menentukan operasi, yang konsisten untuk menghitung tanggal olimpiade. Al-Jazari dibangun Automata diprogram pada tahun 1206.

2Pada tahun 1822, Charles Babbage seorang mahasiswa di Universitas Cambridge Inggris mengembangkan sebuah mesin untuk mengelola data-data agar mudah digunakan, mesin tersebut diberi nama Difference Enggine.

Setelah bekerja selama 10 tahun pada mesinnya, Charles Babbage menyadari bahwa mesin yang dia ciptakan ini merupakan sebuah mesin yang bersifat single-purpose machine artinya hanya bisa menghasilkan satu jenis keluaran (output).

Selanjutnya ia mengembangkan mesin lain yang bersifat multi-purpose. Mesin ini diberi nama Analytical Engine. Pekerjaan untuk membuat Analytical Engine ini ia lakukan sampai dengan tahun 1842.

Charles Babbage mengadopsi penggunaan kartu menekan sekitar tahun 1830 untuk mengendalikan Analytical Engine. Program komputer pertama ditulis untuk Analytical Engine oleh matematikawan Ada Lovelace untuk menghitung urutan Bilangan Bernoulli.

Sintesis perhitungan numerik, operasi dan output telah ditentukan, bersama dengan cara untuk mengatur dan masukan instruksi dengan cara yang relatif mudah bagi manusia untuk hamil dan menghasilkan, menyebabkan perkembangan modern pemrograman komputer. Pengembangan pemrograman komputer dipercepat melalui Revolusi Industri.

Pada tahun 1847, Charles Babbage kembali menyempurnakan Difference Engine hingga pada tahun 1849 ia berhasil membuat versi keduanya. Pekerjaan menyempurnakan hasil-hasil karyanya terus ia lakukan, bahkan dilanjutkan oleh anaknya, Henry Prevost.

3Charles Babbage sendiri meninggal pada tahun 1871. Untuk melindungi karya-karya ayahnya, Henry Prevost membuat beberapa kopian unit perhitungan aritmatika sederhana dari mesin yang dihasilkan ayahnya dan mengirimkannya ke beberapa institusi di dunia, termasuk ke Universitas Harvard.

Perkembangan dunia komputasi berlanjut pada tahun 1854, ketika seseorang bernama Charles Boole berhasil menciptakan sebuah sistem logika simbolik yang diberinama Logika Boole. Sistem ini mencakup pula logika untuk menyatakan hubungan lebih besar, lebih kecil, sama dengan dan tidak sama dengan. Sistem logika ini masih digunakan sampai dengan saat ini.

4Pada tahun 1890, Amerika Serikat ingin melakukan sensus penduduk.

amun, kendala yang muncul adalah keterbatasan alat yang ada pada waktu itu, mengingat jumlah penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya, maka diadakanlah sebuah kompetisi komputasi untuk mencari solusinya.

Kompetisi ini dimenangkan oleh Herman Hollerith, yang akhirnya ia mendirikan sebuah perusahaan Hollerith Tabulating, Co. yang akhirnya berubah nama menjadi CTR (Calculating Tabulating Recording Company) setelah 3 perusahan lain ikut bergabung. Sepuluh tahun berikutnya perusahaan ini berganti nama lagi menjadi IBM (International Business Machine) hingga saat ini.

5Selanjutnya perkembangan komputasi digital mulai berjalan pelan dan jarang digunakan dalam dunia bisnis sampai dengan pertengahan tahun 1920-an.

Hingga pada tahun 1925, MIT (Massachusette Institute of Technology) mengembangkan sebuah mesin yang mampu menganalisis perhitungan differensiasi dan integrasi. Mesin yang didanai oleh Yayasan Rockefeller ini dapat dikatakan sebagai komputer terbesar di dunia pada tahun 1930.

Data dan instruksi dapat disimpan pada kartu punched eksternal, yang disimpan dalam rangka dan disusun dalam deck. Penemuan arsitektur von Neumann memungkinkan program komputer untuk disimpan dalam memori komputer. Program awal harus susah payah dibuat dengan menggunakan instruksi (operasi dasar) dari mesin tertentu, sering kali dalam notasi biner.

Setiap model komputer mungkin akan menggunakan instruksi yang berbeda (bahasa mesin) untuk melakukan tugas yang sama. Kemudian, perakitan bahasa tersebut dikembangkan yang memungkinkan programmer menentukan setiap instruksi dalam format teks, singkatan memasukkan kode untuk setiap operasi, bukan menetapkan sebuah nomor dan alamat dalam bentuk simbolik (misalnya, ADD X, JUMLAH).

Memasuki sebuah program dalam bahasa assembly biasanya lebih nyaman, lebih cepat, dan kurang rentan terhadap kesalahan manusia daripada menggunakan bahasa mesin, tetapi karena bahasa assembly adalah sedikit lebih dari satu notasi yang berbeda untuk bahasa mesin, setiap dua mesin dengan instruksi yang berbeda set juga memiliki perakitan yang berbeda bahasa.

Pada tahun 1954, IBM mulai mengembangkan bahasa pemrograman FORTRAN (FORmula TRANslator). Bahasa FORTRAN merupakan bahasa pemrograman level tinggi pertama yang dikomersialkan. Pemrograman level tinggi maksudnya adalah perintah atau kodenya mudah dibaca dan dipahami oleh manusia.

Pada tahun 1958, FORTRAN II dan ALGOL dipublikasikan bersamaan dengan diluncurkannya LISP. Sedangkan pada tahun 1959, bahasa pemrograman COBOL juga diluncurkan. Sejak saat itu perkembangan bahasa pemrograman berkembang sangat cepat.

Pada tahun 1970, bahasa PASCAL mulai dipublikasikan dan hingga saat ini masih banyak digunakan untuk keperluan pendidikan. Selain itu muncul pula dua bahasa pemrograman yang dianggap sangat penting yaitu SMALLTALK dan B-Languange.

SMALLTALK penting karena merupakan bahasa pemrograman berbasis obyek yang pertama. Sedangkan B-Languange dikatakan penting karena merupakan cikal bakal munculnya bahasa C. Dengan bahasa C, pemrograman akan lebih mudah, efisien, dan fleksibel.

Pada tahun 1975, Dr. Wong merilis bahasa pemrograman hasil ciptaannya bernama TinyBASIC. TinyBASIC merupakan bahasa pemrograman pertama yang bersifat free alias tidak membayar dalam penggunaannya. Pada tahun yang sama, Bill Gates dan Paul Allen juga membuat bahasa pemrograman yang diberi nama BASIC. BASIC ini selanjutnya mereka jual ke MIT.

Sepanjang paruh kedua abad kedua puluh, pemrograman adalah karier yang menarik di sebagian besar negara maju. Beberapa bentuk pemrograman telah lepas pantai semakin tunduk pada outsourcing (impor perangkat lunak dan jasa dari negara lain, biasanya dengan upah rendah), membuat keputusan karier pemrograman di negara maju lebih rumit, sementara meningkatkan peluang ekonomi di daerah kurang berkembang. Tidak jelas seberapa jauh kecenderungan ini akan berlanjut dan seberapa dalam dampak akan programmer upah dan kesempatan.

Dengan kata lain, Pemrograman adalah mengubah suatu masalah yang dapat dimengerti oleh komputer dan dapat dipecahkan oleh komputer. Bahasa pemrograman terus berkembang demikian pesat hingga saat ini. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya bahasa pemrograman yang bermunculan.

6

Setiap bahasa pemrograman memiliki kelebihan dan kekurangan, tetapi semua bahasa pemrograman berjalan atas dasar logika dan algoritma sehingga kedua hal inilah yang harus diasah lebih dulu jika ingin mempelajari bahasa pemrograman. Sebaiknya fokuslah kepada sebuah bahasa pemrograman hingga dapat menguasainya dengan baik, kemudian lanjutkan dengan mempelajari bahasa pemrograman yang lain untuk menambah wawasan.

Apapun pendekatan pengembangan perangkat lunak mungkin, program akhir harus memenuhi beberapa sifat mendasar. Properti berikut adalah di antara yang paling relevan:

  • Efisiensi / kinerja: jumlah sumber daya sistem program yang mengkonsumsi waktu proses, ruang memori, perangkat bawahseperti disk, bandwidth jaringan dan bahkan sampai batas tertentu interaksi dari pemakai): semakin sedikit, semakin baik. Ini juga termasuk pembuangan benar beberapa sumber, seperti membersihkan file-file sementara dan tidak adanya kebocoran memori.
  • Reliabilitas: seberapa sering hasil dari sebuah program sudah benar. Hal ini tergantung pada kebenaran konseptual algoritma dan pemrograman minimisasi kesalahan, seperti kesalahan dalam manajemen sumber daya (misalnya, buffer overflows dan ras kondisi) dan kesalahan logika (seperti pembagian dengan nol).
  • Kekokohan: seberapa baik program mengatasi masalah yang bukan karena kesalahan programmer. Ini termasuk situasi seperti salah, tidak pantas atau merusak data, tidak tersedianya sumber daya yang dibutuhkan seperti memori, sistem operasi layanan dan koneksi jaringan, dan kesalahan pengguna.
  • Kegunaan: yang ergonomi sebuah program: kemudahan dengan mana seseorang dapat menggunakan program untuk tujuan, atau dalam beberapa kasus bahkan tujuan tak terduga. Isu-isu tersebut dapat membuat atau menghancurkan kesuksesan bahkan tanpa masalah lain. Hal ini melibatkan berbagai tekstual, grafis dan kadang-kadang elemen-elemen perangkat keras yang meningkatkan kejelasan, intuitif, kekompakan dan kelengkapan program antarmuka pengguna.
  • Portabilitas: kisaran perangkat keras komputer dan platform sistem operasi yang kode sumber dari program dapat dikompilasi / ditafsirkan dan lari. Hal ini tergantung pada perbedaan-perbedaan dalam fasilitas pemrograman yang disediakan oleh platform yang berbeda, termasuk hardware dan sistem operasi sumber daya, perilaku yang diharapkan dari hardware dan sistem operasi, dan ketersediaan platform compiler tertentu (dan kadang-kadang perpustakaan) untuk bahasa dari source code.
  • Kemampu-rawatan: kemudahan dengan sebuah program yang dapat dimodifikasi oleh pengembang sekarang atau pada masa mendatang dalam rangka untuk membuat perbaikan atau penyesuaian, memperbaiki bug dan lubang keamanan, atau disesuaikan dengan lingkungan baru. Praktek yang baik selama pengembangan awal membuat perbedaan dalam hal ini. Kualitas ini mungkin tidak secara langsung jelas bagi pengguna akhir tetapi dapat secara signifikan memengaruhi nasib sebuah program jangka panjang.

Pengertian Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.

Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

7

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

  • Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  • Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya kode_mesin|MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  • Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  • Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb. Komputer dapat mengerti bahasa manusia itu diperlukan program compiler atau interpreter.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

Bahasa Pemrograman (programming language) adalah sebuah instruksi standar untuk memerintah komputer agar menjalankan fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.

Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Sejarah Bahasa Pemrograman

8

Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Bahasa pemrograman dapat dikelompokkan berdasarkan tingkatan, seperti bahasa tingkat rendah, bahasa tingkat sedang dan bahasa tingkat tinggi.

Sebelum 1940

Pada Zaman ini terdapat bahasa pemrograman yang pertama kali muncul sebelum adanya komputer modern, artinya bahasa pemrograman lebih tua dari komputer itu sendiri. Pada awal kemunculannya, bahasa pemrograman masih dalam bentuk kode-kode bahasa mesin.

Bahasa mesin merupakan bahasa yang terdiri atas kode-kode mesin dan hanya dapat diinterpretasikan langsung oleh mesin komputer. Bahasa mesin ini tergolong bahasa tingkat rendah, karena hanya berupa kode “0” dan “1” seperti disampaikan pada bagian atas.

Periode 1940-an

9Dengan bahasa mesin ditemukan banyak kesulitan untuk pengembangan dan perbaikan pada program yang dibuat saat itu.

Tahun 1940-an komputer bertenaga listrik dibuat, dengan kecepatan yang sangat terbatas dan kapasitas memori yang mencukupi untuk programmer memprogram, kemudian terciptalah bahasa assembly (Assembly language). Bahasa assembly adalah bahasa simbol dari bahasa mesin.

Setiap kode bahasa mesin memiliki simbol sendiri dalam bahasa assembly. Misalnya Move untuk memindahkan isi data, ADD untuk penjumlahan, MUL untuk perkalian, SUB untuk pengurangan, dan lain-lain. Penggunaan bahasa Asembly dirasa belum sempurna karena selain sulit untuk diimplementasikan, ternyata bahasa ini juga sulit jika sang programer ingin mengembangkan program buatannya.

Pada tahun 1948, Konrad Zuse mempublikasikan sebuah paper tentang bahasa pemrograman miliknya yakni Plankalkül. Bagaimanapun, bahasa tersebut tidak digunakan pada masanya dan terisolasi terhadap perkembangan bahasa pemrograman yang lain.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang pada masa itu antara lain:

  • Plankalkül (Konrad Zuse) – 1943
  • ENIAC coding system – 1943
  • C-10 – 1949

Periode tahun 1950-an sampai dengan tahun 1960-an

10Mulai tahun 1950 dibuatlah bahasa pemrograman modern, yang turun-temurun dan tersebar luas hingga saat ini. Bahasa ini menggunakan istilah atau reserved word yang dekat dengan bahasa manusia seperti READ untuk membaca, WRITE untuk menulis dsb.

Dalam perkembangannya Bahasa Tingkat Tinggi juga terdiri dari beberapa metode pemrograman, yaitu Procedural Programing dan Object Oriented Programing.

Letak perbedaannya yaitu, jika pada procedural programing program dijalankan dengan menggabungkan variable, procedure-procedure yang saling keterkaitan dan berjalan berurut, sedangkan pada OOP seluruh task dijalankan berdasarkan kedalam object.

  • FORTRAN (1955), the “FORmula TRANslator”, ditemukan oleh John W. Backus dll.
  • LISP, the “LISt Processor”, ditemukan oleh John McCarthy dll.
  • COBOL, the COmmon Bussines Oriented Language, dibuat oleh the Short Range Commitee, dan Grace Hopper berperan sangat besar disini.

Overview:

  • Regional Assembly Language – 1951
  • Autocode – 1952
  • FORTRAN – 1954
  • FLOW-MATIC – 1955
  • COMTRAN – 1957
  • LISP – 1958
  • ALGOL – 1958
  • COBOL – 1959
  • APL – 1962
  • SIMULA – 1962
  • BASIC – 1964
  • PL/I -1964

Periode 1967-1978: Menetapkan Paradigma Fundamental

Periode diantara tahun 60-an sampai dengan 70-an membawa pengaruh yang besar dalam perkembangan bahasa pemrograman.

Kebanyakan dari pola bahasa pemrograman yang utama yang saat ini banyak digunakan:

  • Simula, ditemukan pada akhir 60-an oleh Nygaard dan Dahl sebagai superset dari Algol 60, merupakan bahasa pemrograman pertama yang didesain untuk mendukung pemrograman berorientasi object.
  • C, sebuah tahapan awal dari sistem bahsa pemrograman, yang dikembangkan oleh Dennis Ritchie dan Ken Thompson di Bell Labs antara tahun 1969 dan 1973.
  • Smalltalk (pertengahan tahun 70-an) menyajikan desain ground-up yang lengkap dari sebuah bahasa yang berorientasi objek.
  • Prolog, didesain pada tahun 1977 oleh Colmerauer, Roussel, and Kowalski, merupakan bahasa pemrograman logika yang pertama.
  • ML membangun sebuah sistem polimorfis (ditemukan oleh Robin Miller pada tahun 1973) diatas sebuah Lisp, yang merintis bahasa pemrograman fungsional bertipe statis.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:

  • Pascal – 1970
  • Forth – 1970
  • C – 1970
  • Smaltalk – 1972
  • Prolog – 1972
  • ML – 1973
  • SQL – 1978

Periode 1980-an: konsolidasi, modul, performa

1980s adalah tahun dari konsolidasi relatif. C++ dikombinasikan dengan sistem programming dan berorientasi obyek. Pemerintah Amerika Serikat menstandarisasi Ada, sebuah sistem pemrograman yang bertujuan untuk digunakan para kontraktor untuk bertahan.

Di Jepang dan di tempat lain, penjumlahan luas yang telah di selidiki disebut” generasi ke lima” bahasa-bahasa yang menyatukan logika pemrograman konstruksi. Masyarakat bahasa fungsional gerak ke standarisasi ML dan Cedal. Dibandingkan dengan menemukan paradigma-paradigma baru, semua pergerakan ini menekuni gagasan-gagasan yang ditemukan di dalam dekade sebelumnya.

Bagaimanapun, satu kecenderungan baru di dalam disain bahasa adalah satu fokus yang ditingkatkan di pemrograman untuk sistem besar-besaran melalui penggunaan dari modul, atau kesatuan organisasi besar-besaran dari kode. Modula, Ada, dan ML semua sistem modul terkemuka yang dikembangkan pada 1980-an.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:

  • Ada – 1983
  • C++ – 1983
  • Eiffel – 1985
  • Perl – 1987
  • FL (Backus) – 1989

Periode 1990-an: Visual

Pada periode ini bahasa selain berorientasi objek juga sudah dikembangkan berbasi Visual sehingga semakin mudah untuk membuat program aplikasi, diawali oleh Python dan Microsoft Visual Basic 1 pada tahun 1991, Delphi yang dikembangkan dari Pascal for windows akhirnya pada tahun 1997 Visual Basic 5 diluncurkan dengan kemudahan koneksi ke database, OO Cobol sudah ditemukan dalam versi windows.

Bagi kebanyakan programmer database tidak dapat dipungkiri bahwa era 1990an merupakan era yang paling produktif semenjak bahasa pemrogrammar diciptakan.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:

  • Haskel – 1990
  • Python – 1991
  • Java – 1991
  • Ruby – 1993
  • OO Cobol
  • Lua – 1993
  • ANSI Common Lisp – 1994
  • JavaScript – 1995
  • PHP – 1995
  • C# – 2000
  • JavaFX Scrip, Live Script,
  • Visual Basic

Periode 2000-an

Pada saat ini ada kecenderungan para vendor bahasa pemrograman untuk menggiring programmer hanya dengan mengggunakan produk mereka untuk membuat program meski kita sadari bahwa sulit rasanya untuk membuat program yang tangguh hanya dengan satu bahasa pemrograman, hal ini tentunya dilakukan dengan tujuan kelangsungan usaha mereka, namun terlepas dari semua itu terdapat dua konsepsi besar dalam periode ini dimana kemudahan berbasis visual sudah mulai digiring ke basis internet dan mobile, dengan bermunculan webservice dan berbasis net dan a mobile flatform.

Konsep pertama yang dicermati adalah konsepsi Microsoft dimana dengan Visual Net akan menyediakan berbagai bahasa pemrograman seperti VB Net , VC++ Net, ASP NET yang di compile dengan berbagai bahasa akan tetapi berjalan pada satu sistem operasi yakni windows. (Compile any program run one system)

Konsepsi Kedua, Merupakan konsep yang terbalik dari konsep pertama yakni apa yang ditawarkan Sun Microsystem melalui produknya Java, J2ME, JDK, yakni dicompile dengan satu bahasa pemrograman (java) dan berjalan dibanyak sistem operasi. (Compile one program running any system)

Selain itu periode ini juga merupakan jamannya CMS (Content Manajemen System), lompatan pengembangan PHP Script begitu cepat, dimana untuk membuat website atau portal telah tersedia banyak template, Banyak modul-modul yang siap pakai sehingga programmer atau webmaster tidak perlu lagi mempelajari semua script html dan bahasanya, tinggal merangkai modul yang tersedia sehingga dalam beberapa hari saja sebuah web sudah dapat dibuat. Apa yang ditawarkan Mambo, PhkNuke dan Jomla saat ini sangat memudahkan para desainer web.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:

  • Tcl/Tk,
  • O’Caml,
  • Ruby,
  • Phyton 3.1,
  • Java 6 JDK, JED, Java Beans, J2ME
  • Microsoft Visual Net (VB Net, C++ Net, ASP NET) 2008
  • Java Scrip Template oleh Mambo, PhpNuke, Jomla

Nah, bahasa pemrograman juga memiliki beberapa generasi, menurut generasinya, bahasa pemrograman digolongkan menjadi 4 generasi:

Generasi ke-1: machine language

11

Bahasa pemrograman generasi pertama berorientasi pada mesin. Program disusun dengan menggunakan bahasa mesin. Tentu saja program generasi ini sangat sulit untuk dipahami oleh orang awam dan sangat membosankan bagi pemrogram.

Pemrogram harus benar-benar menguasai operasi komputer secara teknis. Namun bahasa generasi ini memberikan eksekusi program yang sangat cepat. Selain itu, bahasa mesin sangat bergantung pada mesin (machine dependent), artinya, bahasa mesin antara satu mesin dengan mesin lainnya akan berbeda.

Bahasa mesin ini sangat sulit dipahami oleh orang awam sehingga programmer harus menguasai operasi komputer secara teknis. Abstraksi bahasa ini adalah kumpulan kombinasi kode biner “0” dan “1” yang sangat tidak alamiah bagi kebanyakan orang, kecuali insinyur pembuat mesin komputer. Karena tidak alamiah bagi kebanyakan orang, bahasa mesin juga disebut bahasa tingkat rendah.

Generasi ke-2: assembly language: Assembler

12

Bahasa pemrograman generasi kedua menggunakan bahasa rakitan (assembly). Sebagai pengganti kode-kode biner, digunakanlah kependekan dari kata-kata. Misalkan “MOV” untuk menyatakan “MOVE” dan JNZ yang berarti “jump non-zero”. Setiap instruksi dalam bahasa rakitan sebenarnya identik dengan satu instruksi dalam bahasa mesin.

Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin mengingat perintah dalam bentuk kata-kata yang dipendekkan lebih mudah daripada mengingat deretan angka biner. Berikut adalah contoh instruksi yang ditulis dalam bahasa rakitan akan menjadi seperti berikut:

Tampak bahwa penggunaan notasi seperti MOV AH, 02 jauh lebih mudah diingat atau dipahami daripada penulisan instruksi dalam bahasa mesin: B402 atau 1011 0100 0000 0010.

Generasi ke-3: high level programming language, contoh: C dan Pascal

13

Bahasa pemrograman yang menggunakan pendekatan prosedural.
Instruksi program ditulis menggunakan kata-kata yang biasa digunakan oleh manusia.

Contoh:

  • WRITE (untuk menampilkan kelayar).
  • READ (untuk membaca data masukan dari keyboard).
  • Bahasa pada generasi ini disebut juga Bahasa beraras tinggi / High Level Language.
  • Contoh bahasa pemrogaman P ASCAL, FORTRAN, C, COBOL, BASIC dll.

Pada generasi bahasa pemrograman terakhir sekarang ini, kedua cara interpretasi dan kompilasi digabungkan dalam satu lingkungan pengembangan terpadu (IDE = integrated development environment). Cara interpretasi memudahkan dalam pembuatan program secara interaktif dan cara kompilasi menjadikan eksekusi program lebih cepat.

Pertama program dikembangkan interaktif, kemudian setelah tidak ada kesalahan keseluruhan program dikompilasi. Contoh bahasa program seperti ini adalah Visual BASIC yang berbasis BASIC dan Delphi yang berbasis PASCAL.

Bahasa tingkat tinggi bersifat portable. Program yang dibuat menggunakan bahasa tingkat tinggi pada suatu mesin komputer bersistem operasi tertentu, hampir 100% bisa digunakan pada berbagai mesin dengan aneka sistem operasi. Kalaupun ada perbaikan sifatnya kecil sekali.

Generasi ke-4: 4GL (fourth-generation language), contoh: SQL

14

Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas pemrogram jadi meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih singkat.

Alhasil, bahasa pemrograman generasi keempat yang dikenal dengan sebutan 4GL dapat dipakai oleh pemakai yang kurang mengetahui hal-hal teknis tentang pemrograman tanpa bantuan pemrogram profesional. Sebagai contoh pemrogram dapat membuat program dengan Microsoft Access di lingkungan PC dengan mudah.

Bahasa pemrograman generasi keempat biasa disebut sebagai high level language atau bahasa berorientasi pada masalah (problem oriented language) karena memungkinkan pemakai menyelesaikan masalah dengan sedikit penulisan kode dibandingkan pada bahasa prosedural.

Bahasa pemrograman generasi keempat menggunakan pendekatan non-prosedural. Untuk mendapatkan suatu hasil, seorang pemakai tidak perlu memberitahukan secara detail tentang bagaimana mendapatkannya. Gambar di bawah ini memberikan contoh yang menunjukkan perbedaan bahasa prosedural dan non-prosedural dalam memperoleh data tentang seorang mahasiswa.

Fasilitas yang tersedia:

  • Program Generator (untuk membuat aplikasi mudah).
  • Report Generator (untuk membuat laporan dengan mudah dan cepat)
  • Bahasa Query (SQL).

Dengan adanya fasilitas ini programmer sedikit dalam menuliskan kode instruksi. Contoh Bahasa Generasi ke-4: Oracle, Microsoft Access dsb.

Generasi ke-5: Programming Language Based Object Oriented & Web Development

15

Bahasa pemrograman generasi kelima merupakan kelompok bahasa-bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kecerdasan buatan adalah disiplin dalam ilmu komputer yang mempelajari cara komputer meniru kecerdasan manusia. Berbagai aplikasi kecerdasan manusia adalah sebagai berikut:

Pemrosesan bahasa alami (natural language processing), yakni mengatur komputer agar bisa berkomunikasi dengan manusia melalui bahasa manusia (Indonesia, Inggris, Spanyol, Prancis, dan sebagainya). Pengedalian robotika dan sensor mata. Aplikasi sistem pakar (expert system) yang meniru seorang pakar di bidang tertentu sehingga bisa menghasilkan nasehat atau pemikiran yang setara dengan seorang pakar.

Dengan menggunakan bahasa generasi kelima dimungkinkan untuk melakukan perintah dengan cara percakapan seperti berikut: “Tampilkan semua nama mahasiswa yang IPK-nya di atas 3,0 dan urutkan berdasarkan IP secara descending” PROLOG dan LISP merupakan dua contoh bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan.

Daftar Bahasa Pemrograman

16

Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda (disebut paradigma pemrograman). Pilihan bahasa yang digunakan adalah tunduk pada banyak pertimbangan, seperti kebijakan perusahaan, kesesuaian untuk tugas, ketersediaan pihak ketiga paket, atau keinginan individunya.

Idealnya, bahasa pemrograman yang paling cocok untuk tugas yang dihadapi akan dipilih. Trade-off dari ideal ini melibatkan cukup menemukan programmer yang tahu bahasa untuk membangun sebuah tim, ketersediaan compiler untuk bahasa, dan efisiensi dengan program-program yang ditulis dalam bahasa tertentu mengeksekusi.

Bahasa pemrograman yang umum digunakan:

HTML / CSS

17

Banyak yang tidak menggaggap ini bagian dari bahasa pemprograman, tetapi jika di lihat dari mana program web berasal maka bisa di pastikan html/CSS adalah dasar dari itu semua, jadi jika anda ingin belajar membuat web statis terebih dahulu anda pasti akan belajar HTML/CSS dasar.

JavaScript

17

JavaScript adalah cara yang sangat populer untuk menambahkan fitur interaktif untuk halaman web dan aplikasi. Ini adalah salah satu bahasa yang paling mudah untuk dipelajari dan dapat digunakan untuk apa pun seperti memvalidasi data formulir untuk mengembangkan permainan, menjadikannya pilihan yang sangat populer untuk pemula.

PHP

18

Bahasa program yang digunakan terutama untuk mengembangkan halaman web dinamis. Ini berarti bahwa daripada menciptakan sebuah file terpisah penuh kode untuk setiap halaman situs, Anda dapat menulis seperangkat aturan untuk mengakses dan menampilkan informasi dari database yang kemudian dapat membuat halaman dan memanggil mereka ketika mereka dibutuhkan.

C++

19

Dikembangkan untuk menambahkan fitur berorientasi objek dengan bahasa C, dengan penambahan kelas dan fitur lainnya. C + + yang sekarang banyak digunakan dengan berbagai besar aplikasi. Belajar C + + juga memiliki keuntungan yaitu lebih mudah untuk mempelajari bahasa C lainnya yaitu C # dan C. Semua bahasa C umumnya dipandang sebagai bahasa pemprograman tingkat menengah.

C#

20

Diucapkan C Sharp, bahasa ini diciptakan oleh Microsoft dalam kerangka NET. Jika Anda ingin menulis aplikasi jendela, atau terutama jika Anda ingin menulis kode untuk perangkat lunak desktop, ini sangat penting. Ini adalah tujuan OOP umum yang berbagi banyak kesamaan dengan bahasa C tua.

C

21

Ini adalah versi C yang digunakan oleh sistem operasi Apple serta sejumlah kecil aplikasi lain. Jika Anda ingin mengkhususkan diri dalam menulis kode untuk produk Apple maka ini adalah program yang harus anda kuasai.

Python

22

Sangat populer dalam komunitas ilmiah dan akademik, tetapi juga telah digunakan untuk membuat situs web populer seperti Pinterest. Hal ini relatif mudah untuk belajar dibandingkan dengan sesuatu seperti C atau turunannya, namun masih sangat fleksibel dalam hal apa yang dapat Anda lakukan dengan itu .

Java

23

Digunakan oleh Google sebagai bagian integral dari sistem operasi Android dan oleh pengembang independen untuk membuat aplikasi android (serta kegunaan lain). Java diciptakan dengan ” tulis sekali , jalankan di mana saja ” (WORA) pendekatan untuk memudahkan kode yang ditulis pada satu mesin untuk berjalan di lain mesin.

Ruby

24

Ruby adalah OOP murni populer dari Jepang. Bahasa pemrograman open source dinamis, mudah dimengerti dan produktif. Sintaks Ruby elegan, natural, mudah dibaca dan ditulis.

Visual Basic

25

Berasal dari “BASIC”, yang sangat populer di hari-hari awal komputasi personal, Visual Basic (VB) memungkinkan program sederhana yang akan dibuat dengan cepat dan mudah, sementara juga memungkinkan untuk coding yang lebih kompleks.

26

Nah, sebenarnya begitu banyak bahasa pemrograman. Berikut adalah daftar bahasa pemrograman yang cukup terkenal, diurutkan menurut abjad. Berikut daftar bahasa pemrograman menurut abjad:

0-9

  • 1C
  • 1.PAK
  • 2.PAK
  • 20-GATE
  • 3APL
  • 473L Query
  • 51-FORTH
  • 4D
  • Kez Barnes Basic

A

  • A+
  • A++
  • A# .NET
  • A# (Axiom)
  • A-0
  • ABAP – Advanced Business Application Programming
  • ABC
  • ABC ALGOL
  • ABLE
  • ABSET
  • ABSYS
  • ACC
  • Accent
  • Ace DASL
  • ACT-III
  • Action!
  • ACS – Action Code Script
  • ActionScript
  • Actor
  • Ada – ISO/IEC 8652
  • ADMINS – Automated Data Methods for Information Naming Systems
  • ADS/Online
  • AdvPL
  • Afnix – Sebelumnya dikenal dengan nama Aleph
  • AID Algebraic Interpretive Dialogue
  • Aikido
  • AIMMS
  • AION
  • Alan
  • ALC Assembly Language Common, IBM acronym for BAL Basic assembly language
  • Aldor
  • Alef –
  • Algae
  • ALGO
  • ALGOL – ALGOrithmic Language
  • Alice
  • Alphard
  • AmigaE
  • AMOS
  • AMPL
  • ApeScript
  • APL – ISO 8485
  • AppleScript
  • Apply –
  • Arc – A Lisp dialek
  • AREXX – Amiga versi dari REXX bahasa skrip
  • ARS++
  • Active Server Pages
  • AsmL – The Abstract State Machine Language dari Microsoft
  • ASA 210 C
  • ASP
  • AspectJ
  • Assembly language
  • ATLAS
  • Atlas Autocode
  • ATOLL – Acceptance, Test Or Launch Language
  • Aubit-4GL
  • Autocoder
  • AutoHotkey
  • AutoIt
  • AutoLISP
  • Averest
  • AWK – Asal mula gawk, mawk, and nawk
  • Axiom
  • Axiom-XL

B

  • B
  • BACI
  • Baja
  • BASIC – Beginners All-purpose Symbollic Instruction Code – See also List of BASIC dialects (by platform)
  • bc
  • bcompile
  • BCPL
  • BeanShell
  • BETA
  • Bigwig
  • Big Snake
  • Bistro
  • BLISS
  • Blitz Basic
  • Block And List Manipulation (BALM)
  • Blue – Rejected prototype for Ada
  • Blue
  • Boo
  • Bourne shell – a.k.a sh
  • Bourne-Again shell – see Bash
  • Boxx
  • BPEL – Business Process Execution Language
  • Brainfuck
  • BUGSYS
  • BuildProfessional
  • BYOND

C

  • C
  • C–
  • C-script
  • C++ – ISO/IEC 14882
  • C# – ISO/IEC 23270
  • C shell (csh)
  • Caché ObjectScript – See also Caché Basic
  • Caml
  • Cat
  • Cayenne
  • C-BOT
  • Cecil
  • Cesil
  • Cg
  • Ch interpreter (C/C++ interpreter Ch)
  • Chapel
  • CHAIN
  • Charity
  • Chef
  • Chey
  • CHILL
  • CHIP-8
  • chomski
  • Chrome
  • ChucK
  • Cilk
  • CICS
  • CL
  • Clarion
  • Clean
  • Clipper
  • CLIST – Programming language for online applications in the MVS TSO environment
  • CLU
  • CMS-2
  • COBOL – ISO/IEC 1989
  • CobolScript
  • Cobra
  • CODE
  • ColdFusion
  • COMAL
  • Common Intermediate Language (CIL)
  • Common Lisp
  • Component Pascal
  • COMIT – List or string processing language
  • Concurrent Clean
  • Constraint Handling Rules
  • CORAL66
  • Corn
  • CorVision
  • COWSEL
  • CPL
  • CSP
  • Csound
  • Cue
  • Curl
  • Curry
  • Cyclone

D

  • D
  • Dao
  • DASL – Distributed Application Specification Language
  • DASL – Datapoint’s Advanced Systems Language
  • DarkBASIC
  • DarkBASIC Professional
  • Dataflex
  • Datalog
  • dBASE
  • dc
  • Deesel (formerly G)
  • Delphi
  • Dialect
  • DCL
  • Dialog Manager
  • DIBOL
  • DL/I
  • Dream Maker
  • Dylan
  • Dynace

E

  • E
  • Ease
  • EASY
  • Easy PL/I
  • EASYTRIEVE PLUS
  • eC (Ecere C)
  • ECMAScript
  • eDeveloper
  • Edinburgh IMP
  • Einstein
  • Eiffel
  • Elan
  • elastiC
  • Elf
  • Emacs Lisp
  • EGL Programming Language (EGL)
  • Epigram
  • Erlang

F

  • F
  • F#
  • Factor
  • Fan
  • Felix
  • Ferite
  • F#
  • FL
  • FLOW-MATIC
  • FOCAL
  • FOCUS
  • FOIL
  • FORMAC
  • Formula language
  • Forth
  • Fortran – ISO/IEC 1539
  • Fortress
  • FoxPro
  • FP
  • Frag Script
  • Franz Lisp
  • Frink
  • Frontier
  • F-Script

G

  • Gambas
  • G-code
  • General Algebraic Modeling System
  • Generic Java
  • Gibiane
  • G (LabVIEW)
  • Gödel
  • Godiva
  • GOTRAN (see IBM 1620)
  • GPSS
  • GraphTalk
  • GRASS
  • Green
  • Groovy

H

  • H – Business processing language from NCR
  • HAL/S – Real-time aerospace programming language
  • HAScript
  • Haskell
  • HDL
  • High Level Assembly (HLA)
  • Hoc
  • HotBasic – Compiling basic
  • Hugo
  • HyperTalk
  • HTML

I

  • IBM Basic assembly language
  • IBM RPG
  • ICI
  • Icon
  • IDL
  • IMP
  • Inform
  • Information Processing Language (IPL)
  • Informix-4GL
  • INTERCAL
  • Io
  • IPTSCRAE
  • Interactive System Productivity Facility

J

  • J
  • J#
  • J++
  • JADE
  • JAG
  • Jal
  • Janus
  • Java
  • JavaScript
  • Jim++
  • JCL
  • JoeBASIC
  • Join Java
  • JOSS
  • Joule
  • JOVIAL
  • Joy
  • JScript
  • JSP
  • J2EE
  • J2ME

K

  • K
  • KEE
  • Kiev
  • Korn Shell
  • KIF
  • Kite
  • Kogut
  • KRC
  • KRL
  • KRYPTON

L

  • L
  • LabVIEW
  • Lagoona
  • LANSA
  • Lasso
  • Lava
  • Leda
  • Lead
  • Leadwerks Script
  • Legoscript
  • Leopard
  • Lexico
  • Lfyre
  • Liberty BASIC
  • Limbo
  • Limnor
  • LINC
  • Lingo
  • Lisaac
  • Lisp – ISO/IEC 13816
  • Lite-C
  • Logo
  • LOLCODE
  • LPC
  • LSL
  • LSE
  • Lua
  • Lucid
  • Lush
  • Lustre
  • LYaPAS

M

  • M4
  • MAD
  • MADCAP
  • MAGIC – See eDeveloper
  • Magik
  • Magma
  • MapBasic
  • Maple
  • MAPPER (Unisys/Sperry) now part of BIS
  • M-A-R-E-K (Programming language)
  • MARK-IV (Sterling/Informatics) now VISION:BUILDER of CA
  • Mary
  • Mathematica
  • Matlab
  • MATA
  • Maxima (see also Macsyma)
  • MaxScript internal language 3D Studio Max
  • Maya (MEL)
  • Multiprocessor C#
  • Mercury
  • Mesa
  • METAL
  • Michigan Algorithm Decoder see MAD programming language
  • Microcode
  • MicroScript
  • MillScript
  • MIMIC
  • Mindscript
  • Miranda
  • Miva
  • ML
  • Moby
  • MODCAP
  • Model 204 User Language
  • Modula
  • Modula-2
  • Modula-3
  • Mondrian
  • Mortran
  • Moto
  • MOUSE
  • MSIL – Deprecated name for Common Intermediate Language
  • MSL
  • MUMPS

N

  • Napier88
  • Natural
  • Nemerle
  • NESL
  • Net.Data
  • Neuralware
  • NewtonScript
  • NGL
  • Nial
  • Nice
  • Nickle
  • Nosica
  • NQC
  • Nu
  • Nusaptel

O

  • o:XML
  • Oberon
  • Objective Modula-2
  • Object Lisp
  • ObjectLOGO
  • Object Pascal
  • Objective-C
  • Objective Caml
  • Obliq
  • Objectstar
  • ObjectView
  • Ocaml
  • occam
  • occam-π
  • Octave
  • OmniMark
  • Opal
  • Open programming language
  • OPS5
  • Organiser Programming Language (OPL) – cf. Psion Organiser
  • Oxygene
  • Oz

P

  • PARI/GP
  • Parser
  • Pascal – ISO 7185
  • Pawn
  • PBASIC
  • PCASTL
  • PEARL
  • Perl
  • Perl Data Language
  • PHP
  • Pico
  • Piet
  • Pike
  • PIKT
  • PILOT
  • Pizza
  • PL 11
  • PL/0
  • PL/8
  • PL/B
  • PL/C
  • PL/I – ISO 6160
  • PL/M
  • PL/P
  • PL/SQL
  • Plankalkül
  • PLD
  • PLEX
  • PLEXIL
  • Pliant
  • PNGlish
  • PPL
  • POP-11
  • Poplog
  • PORTRAN
  • PostScript
  • Ppc++
  • Processing
  • Prograph
  • Progress 4GL
  • Prolog
  • Turbo Prolog
  • Promela
  • Protheus
  • PRO-IV
  • Python

Q

  • Q
  • Qi
  • QtScript
  • QuakeC
  • QPL
  • Quikcomp (for the Moonrobot XI)

R

  • R
  • R++ – Based on C++ and added semanteme description
  • Rascal
  • Ratfiv
  • Ratfor
  • RBScript
  • rc
  • REPL – Really Easy Programming Language
  • REBOL – Relative Expression Based Object Language
  • Red – Rejected prototype for Ada
  • Redcode
  • REDO
  • REFAL
  • Revolution
  • REXX
  • Rigal
  • Rlab
  • Robot Scripting Language (RSL)
  • RPG – Report Program Generator
  • RPL
  • RScript
  • Ruby
  • Russell Programming Language
  • REALBasic

S

  • S
  • S2
  • S-PLUS
  • S-Lang
  • SAIL
  • SAKO
  • SAM76
  • SAS
  • Sather
  • Scala
  • ScalPL
  • SCAR
  • SCATRAN
  • Scheme
  • Scilab
  • Script.NET
  • Sed
  • Seed7
  • Self
  • SETL
  • Shadow Programming Interface (Developing)
  • Shift Script
  • SIGNAL
  • SiMPLE
  • SIMPOL
  • SIMSCRIPT
  • Simula
  • SISAL
  • Slate
  • SLIP
  • SMALL – SMALL Machine Algol Like Language
  • Small
  • Smalltalk
  • SNOBOL – String Oriented Symbolic Language
  • SPITBOL
  • Snowball
  • SPARK
  • Spice
  • SPIN
  • SP/k
  • SPL/1 – aka SPL/I
  • SPS (1620) – see IBM 1620
  • Squirrel
  • SR
  • SSL
  • Standard ML
  • StringLang
  • Subtext
  • SuperCollider
  • Suneido
  • SYMPL
  • SyncCharts
  • Synergy/DE
  • SystemVerilog

T

  • T
  • TACL
  • TACPOL
  • TagsMe
  • TADS
  • TIE
  • Transaction Application Language
  • Tcl
  • Transact-SQL
  • teco
  • TELCOMP
  • Telon
  • Tempo
  • thinBasic
  • Titanium
  • TI-Basic
  • Today
  • Tom
  • TOM
  • Topspeed – see Clarion
  • TorqueScript
  • tpu
  • Trac
  • Trine
  • TTCN
  • Turbo Pascal
  • Turing
  • TUTOR
  • Tutorial D
  • TXL

U

  • Ubercode
  • Ultra 32
  • Unicon
  • Uniface
  • Unix shell
  • Unlambda
  • UnrealScript
  • Use

V

  • V
  • Vala
  • Verilog
  • VHDL
  • Visual Assembler
  • Visual Basic – Visual Beginners All-purpose Symbolic Instruction Code Kez Barnes
  • Visual Basic .NET
  • Visual DataFlex
  • Visual DialogScript
  • Visual FoxPro
  • Visual J++
  • Visual Objects
  • VBScript
  • VX-REXX

W

  • Wapix
  • Water
  • WATFOR – see WATFIV
  • WATFIV
  • WAXHTML
  • WebQL
  • Whitespace
  • Winbatch
  • WinDev
  • Windows PowerShell

X

  • X++
  • X10
  • XBL
  • xbScript – Also xBaseScript
  • xHarbour
  • XL
  • XOTcl
  • XPL
  • XPL0
  • XQuery
  • XSLT – See XPath

Y

  • Y
  • YACC
  • YAFL
  • Yellow – Rejected prototype for Ada
  • Yorick

Z

  • Z++
  • Z notation – A program specification language, like UML.
  • Zonnon
  • ZOPL
  • ZPL
  • ZUG
  • ZZT-oop

Pemrogram atau Programmer

28

Pemrogram komputer adalah orang-orang yang menulis perangkat lunak komputer. Pekerjaan mereka meliputi:

Coding

Ini adalah menerjemahkan persyaratan logika dari pseudocode atau diagram alur ke dalam suatu bahasa pemrograman baik huruf, angka, dan simbol yang membentuk program. Untuk coding kita harus mengikuti sintaks-sintaks yang berlaku dibahasa program yang kita pilih.

Kompilasi

Dalam proses kompilasi semua kode sumber dibaca terlebih dahulu dan jika tidak ada kesalahan dalam menulis program maka akan dibentuk kode mesinnya sehingga program bisa dijalankan. Program yang melakukan tugas ini disebut Compiler.

Program hasil kompilasi akan berbentuk executable. Program bisa langsung dijalankan tanpa harus memiliki Compiler di komputer yang menjalankan program tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik kompilasi misalnya bahasa C, C++, Pascal, Assembly dan masih banyak lagi.

Dokumentasi

Dokumentasi Program adalah catatan mengenai program yang telah dirancang. dapat meliputi catatan tentang tujuan program. data yang dipergunakan dalam program, logika yang dipergunakan. bentuk input/output serta cara menggunakan programnya.

Dokumentasi program diperlukan untuk tujuan:

  • Petunjuk untuk mereka yang akan menggunakan program
    Sebagai bahasa training di dalam penerapan program
  • Di dalam pemeliharaan program. bila akan memodifikasi atau mengembangkan program lebih lanjut akan lebih mudah bila tersedia dokumentasinya
  • Mempermudah mencari dan membetulkan kesalahan-kesalahan program yang terjadi
  • Sebagai hard copy dari program yang dapat berfungsi untuk backup dari program. bila program yang tersimpan di simpanan luar rusak atau terhapus atau hilang , bila mempunyai dokumentasinya akan lebih mudah untuk dirancang untuk dibuat tanpa harus memikirkan ulang kembali.

Integrasi

Ini adalah sebuah sistem yang mengalami pembauran hingga menjadi suatu kesatuan yang utuh. Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.

Pemeliharaan

Pemeliharaan (maintenance) adalah kombinasi dari berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memelihara fasilitas Produksi termasuk mesin dan alat-alat produksi lainnya atau untuk memperbaikinya sampai pada suatu kondisi yang dapat diterima.

Selain itu pemeliharaan juga dapat diartikan sebagai suatu kegiatan menjaga fasilitas-fasilitas dan peralatan pabrik serta mengadakan perbaikan atau penyesuaian yang diperlukan agar tercapai suatu keadaan operasi produksi yang memuaskan dan sesuai dengan yang direncanakan.

Persyaratan Analisis

Bayangkan anda ingin membuat rumah. Apa dulu yang perlu dibuat? Kalau mau benar, mestinya kita akan mulai dengan menggambar arsitekturnya. Dalam gambar arsitektur tersebut, secara eksplisit terbayang bentuk fisiknya dan secara implisit, terkandung fungsi rumah tersebut. Sama seperti rumah, untuk membuat perangkat lunak anda juga perlu kenal arsitektur dasarnya.

Software Arsitektur

Ini adalah struktur sistem dari suatu program atau sistem komputer yang terdiri dari komponen-komponen perangkat lunak, ciri yang tampak secara eksternal dari komponen-komponen tersebut, serta hubungan antar komponen tersebut. Istilah ini juga merujuk pada dokumentasi arsitektur perangkat lunak suatu sistem.

Software Pengujian

Software Pengujian merupakan suatu investigasi yang dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas dari produk atau layanan yang sedang diuji (under test). Pengujian perangkat lunak juga memberikan pandangan mengenai perangkat lunak secara obyektif dan independen, yang bermanfaat dalam operasional bisnis untuk memahami tingkat risiko pada implementasinya.

Teknik-teknik pengujian mencakup, namun tidak terbatas pada, proses mengeksekusi suatu bagian program atau keseluruhan aplikasi dengan tujuan untuk menemukan bug perangkat lunak (kesalahan atau cacat lainnya).

Spesifikasi

Spesifikasi program akan mendefinisikan atau menentukan input, pemrosesan, dan output yang diperlukan. Spesifikasi yang baik biasanya menetapkan pemrosesan apa yang diperlukan dengan cara memberikan hubungan (menunjukkan keterkaitan) yang pasti antara output dan input yang dihasilkan dari pemrosesan itu.

Spesifikasi program menerangkan sejumlah metode dan notasi yang digunakan untuk menetapkan (menspesifikasikan) program apa yang perlu dilakukan dan sejauh mana metode dan notasi tersebut diperlukan untuk melakukan program.

Debugging

Debugging adalah tugas yang sangat penting dalam proses pengembangan perangkat lunak, karena program yang salah dapat memiliki konsekuensi yang signifikan bagi penggunanya.

Beberapa bahasa yang lebih rentan terhadap beberapa jenis kesalahan karena mereka tidak memerlukan spesifikasi kompiler untuk melakukan pengecekan sebanyak bahasa lainnya. Penggunaan alat analisis statis dapat membantu mendeteksi beberapa kemungkinan masalah.

Nah, itulah sejarah tentang pemrograman dan bahasa pemrograman. Gimana? Apakah kamu sekarang sudah mengerti tentang pemrograman dan bahasanya? Jika sudah, jangan lupa juga untuk membaca sejarah sistem operasinya juga. Selamat membaca.