20 Cara Untuk Kembali Harmonis Dengan Pasangan Ketika Permasalahan Sedang Terjadi

Setiap hubungan pasti ada pasang surutnya dalam hal percintaan. Pasalnya, setiap menjalani suatu hubungan tidak hanya tentang manis-manisnya saja, tetapi ada pula saat-saat banyak gesekan yang membuat hubungan Anda menjadi renggang. Misalnya, adanya salah paham atau curiga berkepanjangan yang kemudian memicu pertengkaran.

Akibatnya, Anda dan pasangan memilih untuk saling menghindar. Apakah itu salah satu untuk menyelesaikan suatu permasalahan setiap hubungan? Jadi apa saja cara yang bisa membuat hubungan kembali harmonis lagi setelah amarah melanda dalam suatu hubungan? Yuk mari kita simak ulasan berikut ini.

1. Buat Komitmen Untuk Menyelesaikan Suatu Permasalahan

Saat sedang di puncak emosi, entah Anda atau pasangan Anda mungkin sering merasa pesimis apakah masalah ini bisa di selesaikan atau tidak. Nah, buatlah komitmen dengan pasangan Anda untuk menyelesaikan masalah secara bersama-sama.

Buatlah kesepakatan untuk tetap bertahan hingga masalah dapat di selesaikan sampai tuntas. Setelah menyepakati suatu keputusan, pastikan bahwa Anda dan pasangan puas dengan keputusan yang di buat agar tidak menyesal di kemudian hari.

2. Eratkan Hubungan Secara Fisik

Salah satu cara meredamkan masalah adalah dengan melakukan kontak fisik, misalnya dengan berpelukan atau melakukan hubungan seks. Bagi kebanyakan pria, hubungan seks dapat meringankan rasa dendam yang di rasakan sebab ini bisa membentuk koneksi yang erat antara pria dengan pasangan wanitanya. Sementara bagi wanita, cukup dengan mendapatkan pelukan saja dapat membantu menenangkan hati yang kacau.

Meskipun Anda berdua mungkin tidak berada dalam posisi emosional yang sama, namun setidaknya hubungan fisik ini bisa membantu. Beberapa konselor perkawinan bahkan menyarankan untuk berhubungan seks setidaknya sekali dalam sehari pada pasangan yang sedang dilanda permasalahan.

3. Bicara Dari Hati Ke Hati

Saat emosi sedang meluap-luapnya, Anda mungkin gerah untuk mendengarkan ocehan pasangan Anda. Pasalnya, Anda hanya terfokus pada emosi yang Anda rasakan sehingga menjadi “ogah” mendengarkan apa yang pasangan Anda rasakan. Nah, cobalah untuk mendengarkan pasangan dan bicara dari hati ke hati. Sebab, hal ini bisa menjadi cara bagi Anda dan pasangan untuk saling membuka diri dan memahami perasaan satu sama lain. Sehingga masalah pun dapat lebih cepat terselesaikan.

Namun, bila di rasa belum mampu untuk berbicara dari hati ke hati, hindari untuk saling menekan satu sama lain untuk mulai berbicara. Biarkan keterbukaan muncul dengan sendirinya agar tidak semakin menyulut masalah baru. Cara ini bisa membuat Anda dan pasangan akan lebih memahami satu sama lain sehingga meningkatkan keintiman.

4. Pahami Sifat dan Karakter Satu Sama Lain

Dalam keadaan emosi, Anda akan selalu memandang pasangan Anda sebagai orang yang jahat dan bertentangan dengan apa yang Anda mau. Nah, di sinilah Anda dan pasangan perlu saling memahami perbedaan cara dan sifat masing-masing, apakah Anda atau pasangan Anda termasuk tipe orang yang menyelesaikan masalah dengan langsung berbicara? Atau lebih menahan diri terlebih dahulu karena memikirkan berbagai banyak pertimbangan?

Hal ini penting untuk menumbuhkan rasa pengertian dan empati. Sebab, menempatkan empati dalam suatu hubungan bisa menjadi penawar kemarahan dan menurunkan kecemasan secara alami. Sehingga Anda dan pasangan bisa lebih tenang untuk menyelesaikan masalah.

5. Jangan Mengambil Kesimpulan Sendiri

Kebiasaan mengambil kesimpulan sendiri kadang memicu timbulnya salah persepsi sehingga memperparah keadaan. Padahal, belum tentu apa yang Anda pikirkan akan sama dengan apa yang pasangan Anda rasakan. Sebab, bisa saja itu hanyalah ego semata. Bila Anda ingin mengembalikan hubungan yang harmonis dan bahagia, tanamkan asumsi bahwa hal ini terjadi karena pasangan Anda selalu menginginkan yang terbaik untuk hubungan Anda berdua.

Anda mungkin tidak setuju dengan kata “terbaik” untuk saat ini, namun berpikir positif dapat melunakkan hati masing-masing. Selanjutnya, Anda dan pasangan bisa duduk berdua untuk mencari solusi bersama tanpa harus menyalahkan keadaan.

6. Hidup Bukan Harus Selalu Bersama

Meskipun Anda dan pasangan saling mencintai, ingatlah bahwa Anda dan pasangan memiliki latar belakang dan perjalanan hidup yang berbeda. Sebanyak apapun persamaan yang Anda berdua miliki, namun sisi keinginan dan kebutuhan seringkali tidak sama.

Sama halnya pada saat bertengkar, Anda dan pasangan mungkin memiliki keinginan yang berbeda. Inilah sebabnya Anda dan pasangan wajib saling berkompromi untuk memperbaiki masalah. Hal ini dapat memancing Anda dan pasangan untuk saling mendekatkan diri dan mencoba memperbaiki masalah secara perlahan.

7. Saling Menghargai Antara Satu Sama Lain

Bagaimana cara menghargai satu sama lain, padahal bertatap muka pun tidak sanggup? Nah, Anda bisa melakukannya dengan mengingat kembali pengorbanan apa saja yang sudah Anda dan pasangan lakukan hingga bisa sejauh ini. Pasalnya, dengan saling menghargai satu sama lain dapat menciptakan ruang untuk kembali bekerja sama memperbaiki hubungan. Anda akan berpikir untuk tidak akan membiarkan masalah ini menang dari pada pengorbanan Anda terdahulu.

8. Memberi Jeda Untuk Setiap Hubungan

Tidak semua permasalahan bisa di selesaikan dalam satu kali percakapan, atau satu hari, satu minggu, atau lebih. Sesekali, Anda perlu melihat ke belakang dan mengevaluasi apa yang sudah Anda dan pasangan lewati sejauh ini. Nah, berikan jeda sementara waktu untuk saling memberikan ruang bebas. Renungkan kembali perasaan Anda, pertimbangkan apa yang Anda dengar dari pasangan Anda, dan pikirkan solusi yang tepat sebelum melanjutkan diskusi.

Ingat lagi bahwa Anda pernah melewati sejumlah badai sampai sejauh ini dan ini sudah cukup membuktikan bahwa Anda sudah melewatinya dengan baik. Nah, untuk permasalahan ini, tentu Anda juga bisa menyelesaikannya dengan baik, bukan?

9. Hargai Pasangan

Semakin cepat kalian berdua bisa mengalami sejenis kesenangan dan rasa lega maka akan semakin baik. Hubungan yang berhasil memiliki rasio apresiasi dengan kritik sebesar lima banding satu. Tindakan-tindakan yang menciptakan perasaan positif yang tulus akan membantu memurnikan tabungan perasaan emosional dalam suatu hubungan. Ini terjadi dengan memerhatikan serta mengekspresikan banyak hal yang sangat Anda sukai tentang diri sendiri dan pasangan serta saat kalian berdua. Namun, bila Anda masih merasa sedih tentang semuanya, mulailah dari diri sendiri.

10. Bersikaplah Rendah Hati

Terkadang, jika Anda bisa meminta maaf untuk sesuatu yang Anda lakukan (bahkan jika Anda tidak memulainya), hal tersebut bisa membuat pasangan mereda dan ia mungkin juga akan meminta maaf. Katakan sesuatu seperti, “Aku tidak bermaksud seperti ini, maaf. Bisakah kita menunggu sebentar, menenangkan diri dan mencoba lagi, kali ini dengan lebih tenang?” Ingatlah selalu: jangan minta maaf atas hal-hal yang tidak Anda lakukan hanya agar pertengkaran selesai. Anda harus tulus.

11. Tidur Dalam Keadaan Marah Itu Baik

Para ahli menyatakan bahwa argumen antar pasangan tak mesti harus diselesaikan hari itu juga. Coba endapkan masalah selama semalam, dan buka kembali argumen tersebut keesokan harinya dengan kepala yang lebih jernih dan emosi yang lebih stabil.

12. Berikan Sesuatu Yang Menyenangkan Pasangan

Lingkungan sekitar bisa mempengaruhi hubungan anda dan pasangan. Cobalah memikirkan sesuatu yang membuat Anda dan pasangan merasa rileks. Contohnya minuman hangat, duduk bersama sambil minum teh hangat akan membuat anda ingat bahwa ini bukan saatnya bertengkar melainkan bersantai.

13. Jujur Kepada Pasangan

Kepercayaan pada dasarnya sangat sulit untuk di dapatkan, sehingga jika anda sudah mendapatkan kepercayaan dari pasangan maka Anda harus menjaganya dengan baik dan benar-benar. Kejujuran dalam hubungan dapat membuat jalinan asmara menjadi langgeng dan kuat. Jujurlah dalam segala hal pada pasangan Anda meskipun itu pahit sekalipun, karena jika pasangan anda mengetahui hal-hal yang Anda tutupi dan rahasiakan dari pihak-pihak ketiga maka itu akan memicu terjadinya pertengkaran. Segala sesuatu dan tindakan kebohongan akan membuat hubungan Anda menjadi tidak harmonis dan akan membuat kandasnya hubungan asamara Anda.

14. Terbukalah Saat Tidak Suka Dengan Pasangan

Ketika ada yang kamu kurang suka dengan sifat pasanganmu jujurlah kepadanya selama itu sifat yang lebih baik di rubah seperti dandan yang terlalu lama, sering telat kalau mau ketemu. Jangan di pendam saja karena itu juga untuk kebaikan bersama, jika di pendam suatu hari nanti bisa menjadi alasan kemarahanmu.

15. Selesaikan Masalah Yang Ada Secepatnya

Jangan menunda-nunda untuk mencari pemecahan dari masalah yang timbul dalam hubungan. Jika keadaan di buat mengambang terlalu lama maka bisa jadi pasangan Anda akan berpaling dari Anda dan menjalin cinta yang lain. Sedapat mungkin hubungan yang terjalin dapat kembali mesra seperti sedia kala setelah masalah terselesaikan.

16. Beri Pelukan

Saat bertengkar, tentunya kita paling malas bersentuhan fisik dengan orang di hadapan kita. Kontak fisik akan mengingatkan Anda bahwa dia adalah orang yang Anda cintai. Jadi, jangan ragu atau malu untuk minta pelukan, juga jangan pelit untuk memberikannya.

17. Rencanakan Quality Time

Pertengkaran mungkin bisa saja terjadi karena kurangnya quality time atau menghabiskan waktu bersama. Sehingga, perbanyak waktu untuk menghabiskan waktu berdua. Lupakan permasalahan di dalam hubungan sejenak, habiskan waktu romantis berdua bersama. Kenang waktu-waktu atau momen-momen berharga bersama. Luangkan pula untuk sekedar memberikan pujian untuk kerja keras yang telah pasangan berikan untuk kamu.

18. Jangan Meneruskan Perdebatan

Perbedaan persepsi dan sudut pandang itu selalu ada. Jikapun terjadi perdebatan, hal itu pasti terjadi karena salah satu pihak ataupun keduanya tidak bisa mengontrol emosi masing-masing. Sehingga, pertengkaran pun berangsur terjadi. Ketika emosi sudah menghilang, janganlah terus meneruskan perdebatan yang berlarut-larut. Selesaikan saja masalah dengan kepala dingin dan perbincangan santai. Dan setiap kali jika ada yang tidak bisa mengontrol emosi selama perdebatan, hentikan perbincangan sejenak agar pertengkaran tidak menjadi lebih parah.

19. Perhatikan Dari Dua Sudut Pandang

Sifat egois selalu saja terdapat pada sebuah hubungan, tidak terkecuali suami istri. Cenderung berpikir dari satu sudut pandang dan tidak memandang secara luas. Untuk meminimalisir adanya sikap egois dalam sebuah hubungan, biasakan untuk memandang dari segala sesuatu dari banyak sudut pandang. Tidak hanya dari sudut pandang Anda sebagai pasangan.

20. Memberi Senyuman

Selain pelukan, senyuman juga merupakan bentuk kontak fisik yang efektif. Senyuman tidak hanya sebagai mantra bagi Anda sendiri untuk tetap bersikap tenang dan santai. Namun senyuman juga bisa menjadi mantra untuk menenangkan dan menyenangkan orang lain di sekitar kita. Senyuman ini nantinya juga akan dapat memperdekatkan Anda kembali dengan pasangan Anda.

Bagi Anda yang sedang mengalami pertengkaran dalam hubungan bersama pacar Anda, cobalah bersikap dewasa untuk menghadapinya. Jangan ada kata egois setiap hubungan, karna kesempatan tidak pernah datang untuk kedua kalinya. Terima kasih.