Jalan Cerita Parapat

Diindonesia, Banyak sekali daerah-daerah yang sangat indah nan permai dengan berbagai tempat kunjungan pariwisata Terutama Sumatera Utara seperti parapat. Parapat merupakan daerah bersejarah yang banyak sekali dikunjungi oleh banyak orang dari penjuru dunia.

Parapat adalah kota kecil yang terletak di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Parapat terletak di tepi Danau Toba dan memiliki pemandangan alam yang sangat indah. Parapat memiliki sejarah mengerikan yang mengenai nama Parapat atau Prapat. Parapat terkenal dengan batu gantung di tebing yang diyakini penjelmaan seorang gadis cantik bernama Seruni.

Dulu ada sebuah keluarga dengan seorang putri tunggal. Mereka tinggal di dekat Danau Toba. Mereka sudah bertahun-tahun tinggal didaerah itu, Mereka hidup bahagia dan damai dan Mereka melangsungkan hidup dengan bertani.

Suatu hari,  Ibu seruni Tercengang melihat kondisi seruni dengan keadan lemah dan pucat, Melihat itu, Ibu seruni bertanya ada apa denganmu Putriku? Dan Serunipun menjawab Tidak apa-apa bu, Karena seruni tidak ingin ibunya Khawatir.

Keesokan paginya, Seruni dan kedua orang tuanya pergi kelahan pertanian mereka Dan Mereka tidak bisa berkonsentrasi karena melihat seruni tampak sedih dan frustrasi. Karena beberapa hari yang lalu ibu seruni mengatakan bahwa seruni akan dijodohkan dengan seorang pria yang tidak dicintai seruni, Itulah sebabnya seruni merasa sedih dan putus asa, Karena seruni ingin memilih colon suami yang dicintainya.

Seruni yang tidak suka dengan pilihan ayahnya dan berkata   Lebih baik aku mati dari pada menikah dengan seorang pria yang saya tidak suka. Aku berjanji”, kata gadis untuk dirinya sendiri.
Tiba-tiba, ada guruh dan cahaya serta hujan lebat. Keadaan seruni diperparah dengan keputusan orang tuanya. Karena menurut seruni sangat sulit untuk hidup dengan seorang pria yang tidak pernah dicintainya. Kemudian gadis punya ide untuk pergi ke Danau Toba.
Pada sore hari, Seruni pergi kedanau dengan anjing peliharaannya memutuskan untuk bunuh diri. Seruni tidak bisa membayangkan bagaimana bisa hidup dengan pria yang sama sekali tidak dicintainya.

Secara tiba-tiba, kaki seruni masuk lubang besar dan Kemudian ia jatuh, Setelah itu, Seruni mencoba untuk bangun tapi usahanya sis-sia karena seruni diapit dengan batu-batu yang keras. Dia tidak bisa berhenti menangis.
Dalam peristiwa itu, Anjing peliharaan seruni menggonggong yang terdengar beberapa meter dari Danau Toba dan ada Dua nelayan yang mendengar dan curiga terhadap suara anjing tersebut.
Setelah mendengar suara anjing tersebut, Kedua nelayan itu mencoba mencari sumber suara. Dan setelah pencarian, kedua nelayan melihat seruni yang tergantung dibukit dan berusaha untuk menolong seruni. Dengan keadaan kaki terjepit dengan batu dan usaha mereka gagal, Kemudian salah satu nelayan memanggil orang tuanya. Setelah beberap waktu, orang tua seruni pun tiba dan dengan seksama mereka mendengan suara yang berkata “Prapat… Prapat… Prapat… batu “. Menyaksikan seruni yang tergantung, Mereka menangis dan sedih yang sudah terlambat untuk menolong seruni yang sudah tergantung.
Beberapa bulan kemudian, banyak orang yang hidup sekitar Danau Toba datang ke tempat di mana gadis ditelan oleh batu-batu. Beberapa batu di atas tebing dekat Danau Toba.  Itu sulit dipercaya, beberapa batu yang menggantung, tidak jatuh.
Orang-orang kemudian memanggil mereka “Batu Gantung”, karena batu tersebut tergantung di atas bukit yang mirip seperti seorang gadis.